97% Transaksi di BCA Menggunakan Layanan Digital Banking

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 09 Feb 2018 19:10 WIB
bca
97% Transaksi di BCA Menggunakan Layanan <i>Digital Banking</i>
Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja tengah mencoba layanan digital banking BCA. (FOTO: medcom.id/Eko Nordiansyah)

Tangerang: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengaku jumlah transaksi nasabah yang dilakukan di kantor cabang semakin menurun. Saat ini hampir 97 persen transaksi perseroan dilakukan melalui layanan digital banking.

Direktur BCA Santoso mengatakan saat ini pihaknya tengah gencar mengembangkan layanan digital banking. Selain melalui ATM dan mesin EDC, BCA telah memiliki layanan mobile banking, internet banking, hingga Virtual Assistant bernama VIRA.

"Kalau bicara transaksi di cabang dibandingkan digital, jelas digital itu 97 persen, tiga persen di cabang. Tapi kalau secara rupiahnya itu lebih banyak yang di cabang," kata dia ditemui di BCA Expoversary di ICE BSD City, Tangerang, Jumat, 9 Februari 2018.

Dirinya menambahkan secara transaksi layanan digital yang paling banyak digunakan adalah ATM. Namun yang paling besar transaksinya adalah internet banking karena banyak dimanfaatkan oleh perusahaan.

"Tetap transaksi terbesar ATM, tapi dari sisi rupiahnya internet banking yang paling besar. Karena segmen ATM itu untuk ritel, kalau internet banking ada digunakan perusahaan besar. Kita tahu kalau perusahaan besar kan transaksinya besar," jelas dia.

BCA Expo yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun BCA yang ke-71 tak hanya menampilkan pameran mobil, motor, atau rumah saja. Tapi BCA juga memperkenalkan layanan digital banking yang dimiliki.


(AHL)