BI Pastikan Peredaran Uang Palsu Tahun Ini Turun

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 14 Jun 2017 18:12 WIB
bank indonesia
BI Pastikan Peredaran Uang Palsu Tahun Ini Turun
Illustrasi. MI/Usman.j

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) memastikan jika peredaran uang palsu selama Ramadan hingga menjelang Lebaran tahun ini mengalami penurunan. Jika dibandingkan tahun lalu, penemuan uang palsu hanya tiga lembar per satu juta uang beredar.

"Uang palsu sampai saat ini hampir tidak ada. Ada tapi sangat rendah. Sampai akhir Mei ini temuan uang diduga palsu menurun tajam," kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu 14 Juni 2017.

Tahun lalu, peredaran uang palsu yang ditemukan oleh bank sentral sebanyak 13 lembar berbanding sejuta lembar uang beredar. Dirinya berharap dengan pelayanan penukaran uang yang dilakukan BI bersama dengan industri lembaga perbankan akan mengurangi peredaran uang palsu.

Selain itu Suhaedi berharap jika adanya pelayanan penukaran uang resmi akan membuat perputaran uang menjadi lebih baik. Terlebih lagi sebagai upaya BI dalam menyediakan uang yang layak edar di masyarakat khususnya di daerah terpencil, terluar, dan terdalam di Indonesia.

"Karena belum terhubung layanan perbankan sehingga masyarakat tidak setor uang yang dimiliki ke jaringan perbankan. Kalau masyarakat punya akses ke perbankan bisa ditabung ke bank, dari bank disetor ke BI untuk diganti uang yang baru sehingga BI bisa sedaiakan uang dengan kualitas yang lebih baik lagi," jelas dia.

Dirinya menambahkan, ketersediaan uang yang layak edar bagi masyarakat di daerah biasanya kurang baik. Apalagi untuk uang pecahan kecil yang biasanya cepat rusak karena perputarannya lebih sering dibandingkan uang pecahan besar.

"Uang pecahan besar lebih awet (sebelum akhirnya kembali lagi ke BI). Uang pecahan kecil peredaran banyak di antara masyarakat. Kalau beredarnya lama, kondisinya sudah kurang layak. Uang pecahan kecil lebih cepat lusuh," pungkasnya.



(SAW)