RUU LPMPUTS Diharapkan Perbaiki Sistem Pengawasan Persaingan Usaha

Anggitondi Martaon    •    Senin, 17 Oct 2016 14:11 WIB
ruu dpr
RUU LPMPUTS Diharapkan Perbaiki Sistem Pengawasan Persaingan Usaha
Pimpinan Baleg Firman Soebagyo. Foto: Foto Terbit/ Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Legislasi DPR ingin memperbaiki sistem pengawasan persaingan usaha melalui RUU tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (LPMPUTS). Diharapkan, tidak ada pihak yang merasa dirugikan dalam regulasi tersebut.

Hal itu disampaikan oleh pimpinan Baleg Firman Soebagyo setelah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Dalam rapat tersebut, Kadin menyampaikan kekhawatiran terkait kinerja Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

"Kekhawatiran memang ada. Tapi kembali saya katakan, yang mau kita perbaiki itu sistemnya," kata Firman, di Gedung Nusantara I Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Politikus Golkar Itu menyampaikan, kekhawatiran KPPU lebih condong kepada vonis-vonis yang dikeluarkan KPPU. Kadin menganggap bahwa komisioner KPPU tidak profesional.

"Kita akan perbaiki sistemnya, sistem lalu sarana pendukungnya. Nah, kalau sumber daya manusia (SDM) bermasalah, tentunya jangan sistemnya kita bubarkan. Regulasi tetap kita buat, tapi SDM-nya kita cari yang baik," ujarnya.

Firman berharap, amandemen UU Nomor 5 tahun 1999 Larangan Praktik Monopoli dan Usaha Tidak Sehat mampu menjadi landasan KPPU sebagai pengawas yang adil dalam setiap praktek usaha. Sehingga dapat menjawab kebutuhan akan regulasi yang berlandaskan kepentingan nasional.

"Bukan wasit kepentingan kelompok tertentu. Jika komisioner KPPU itu bekerja untuk kepentingan kelompok tertentu, maka ini akan merusak perekonomian nasional," kata Firman.


(ROS)