Pelaku e-Commerce Minta Keadilan Pajak

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 02 Feb 2018 16:27 WIB
e-commercepajak e-commerce
Pelaku e-Commerce Minta Keadilan Pajak
Chief Executive Officer (CEO) Blibli.com Kusumo Martanto. (FOTO: medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Chief Executive Officer (CEO) Blibli.com Kusumo Martanto meminta keadilan kepada pemerintah terkait rencana penerapan pajak e-commerce.

Menurutnya, semua yang berbisnis di Indonesia baik melalui media daring (online) atau offline seharusnya dikenakan pajak. Ia mengungkapkan sejauh ini masih banyak pedagang offline yang belum membayar pajak.

"Saya pikir mengenai peraturan pajak ini semuanya harus fair, baik offline dan online," kata Kusumo di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat, 2 Februari 2018.

Sebagai salah satu e-commerce di Indonesia, Kusumo menambahkan blibli.com mendukung adanya pemberlakuan pajak tersebut. Begitu juga dengan skema yang akan berlaku nantinya. Apakah akan ditarik dari marketplace atau langsung dari pedagang.

Baca: CEO Blibli.com Akui Produk dalam Negeri yang Dijual Masih Sedikit

"Sebetulnya, kalau mau berbisnis itu harus bayar pajak. Kalau kita prinsipnya begitu. Mengenai aturannya seperti apa, mungkin ada relaksasi untuk UKM kita akan support," ungkap dia.

Pertumbuhan transaksi dalam jual beli online di internet semakin meningkat. Dari situ, pemerintah berencana untuk menerapkan pajak. Pemerintah berencana memberlakukan prinsip yang sama antara perdagangan konvensional dan e-commerce.

Rencana pajak e-commerce ini sudah masuk dalam Rancangan Peraturan Menteri Keuangan (RPMK) yang mengerucut kepada penentuan besar pajak penghasilan (PPh) dan penyetor pajak pelaku e-commerce di marketplace saja, dan keharusan para penjual di marketplace untuk mempunyai NPWP.

 


(AHL)