Kadin Harap Perdagangan & Investasi RI-Korsel Meningkat

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 10 Nov 2017 10:41 WIB
kadinindonesia-korsel
Kadin Harap Perdagangan & Investasi RI-Korsel Meningkat
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu)

Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengharapkan adanya peningkatan hubungan baik dengan Korea Selatan (Korsel) dibidang perdagangan dan investasi dalam acara Forum Bisnis Korea-Indonesia yang digelar dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Moon Jae-in.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan Negeri Ginseng tersebut merupakan mitra strategis Indonesia untuk mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan nasional, terutama pembangunan infrastruktur, energi, kawasan industri, pariwisata dan industri maritim.

Ia meyakini kerja sama perdagangan dan investasi di antara Indonesia dan Korea Selatan dapat ditingkatkan lebih jauh lagi.

"Bersama Presiden Korea dan CEO dari Korea tadi kami sempat melakukan pertemuan roundtable khusus untuk menjajaki kerja sama strategis dengan dunia usaha Indonesia," kata Rosan dikutip dari Antara, Jumat 10 November 2017.

Menurut Rosan, pelaku usaha percaya hubungan kedua negara akan semakin erat dengan kunjungan Presiden Moon. Terlebih, kunjungan ke Indonesia adalah kunjungan pertama Moon ke kawasan ASEAN setelah dilantik menjadi Presiden.

"Kunjungan Presiden Korea ke ASEAN karena beliau melihat Indonesia negara besar yang dalam waktu mendatang bisa menjadi negara terbesar. Beliau melihat perdagangan dan investasi memiliki ruang yang tiggi untuk ditingkatkan," ucap Rosan.

Sementara, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional, Shinta W Kamdani mengatakan peluang kerja sama dengan negeri ginseng bervariasi mulai dari sektor ekonomi digital, industri kreatif hingga manufaktur.

"Dari segi industri kreatif, Korea sangat maju dengan K-Pop, mereka ingin meningkatkan kerja sama dengan Indonesia. Juga dengan UMKM Indonesia agar mungkin bisa bantu ekspor produk ke luar," ucap Shinta.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in juga mengungkapkan keinginan meningkatkan hubungan ekonomi dengan Indonesia dalam kunjungan kenegaraan pertamanya ke Asia Tenggara kali ini.

"Diplomasi Korea dan Indonesia selama ini berjalan baik. Diplomasi Asia selama ini lebih ke Jepang, Tiongkok, dan Rusia. Tapi saya lihat diplomasi Korea harus ke cakrawala baru dan Indonesia punya prospek yang baik," kata Moon Jae-in.

Presiden Moon menuturkan, ada banyak alasan mengapa negeri ginseng mengarahkan perhatian kepada ASEAN, khususnya Indonesia. ASEAN, menurut dia, menjadi kawasan penting kedua setelah China dan merupakan negara yang mampu bertahan di tengah krisis global.

"Saya melihat dalam krisis global sekalipun, pembangunan ekonomi Indonesia tetap mencatat prestasi lima persen. Di ASEAN Indonesia punya peran paling besar. Makanya kami ingin lebih cepat dari negara lain untuk merayu Indonesia," pungkas Moon Jae-in.

 


(AHL)