Pengembangan SDM di Era Digital dalam Indonesia Coaching Summit 2017

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 15 Nov 2017 18:58 WIB
ekonomi digital
Pengembangan SDM di Era Digital dalam Indonesia Coaching Summit 2017
Salah seorang pembicara sedang mengisi sesi dalam Indonesia Coaching Summit 2017. MTVN/Eko.

Jakarta: International Coach Federation (ICF) Jakarta Charter Chapter kembali menyelenggarakan Indonesia Coaching Summit (ICS) 2017. Mengusung tema Mind Hack 3.0-Coaching to Awaken Potentials in Digital Era, ICS yang ke-6 ini merupakan salah satu agenda tahunan dari ICF Jakarta Charter Chapter yang sudah rutin dilakukan sejak 2012.

Dalam acara ini akan dibahas mengenai bagaimana perubahan teknologi berdampak pada permintaan sumber daya manusia yang lebih cekatan, fleksibel, dan inovatif, serta bagaimana Coaching secara profesi dan keterampilan dapat membantu membangunkan mindset serta menciptakan komunikasi antar generasi yang lebih efektif.

"Seiring dengan misi ICF Jakarta untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pengembangan sumber daya di Indonesia, ICF Jakarta dengan 110 anggota aktif juga melihat bahwa coaching dapat berperan dalam membantu akselerasi pengembangan sumber daya di era teknologi dan bisnis saat ini," kata President ICF Jakarta Charter Chapter Naindra Pramudita Kartohadiprodjo mengatakan di Upper Room, Annex Building, Jakarta Pusat, Rabu, 15 November 2017.

Dihadiri oleh 16 pembicara ahli dari Indonesia dan mancanegara, serta ragam profesi dan industri, yang akan memberikan perspektif bagaimana Coaching dapat menginterupsi pemikiran dari dalam diri seseorang ditengah cepatnya perkembangan teknologi yang ada. Selain itu, coaching dapat membantu membangun potensi profesional di era digital, baik profesional dari korporasi publik maupun swasta, UMKM, industri startup atau pun wirausahawan.

ICF Jakarta Charter Chapter merupakan bagian dari ICF Global, yakni salah satu asosiasi dengan jumlah coach profesional lebih dari 20 ribu coaches dengan perwakilan di lebih dari 135 negara di seluruh dunia. ICF Jakarta Charter Chapter sendiri baru terbentuk dari 2011 dan mulai menyelenggarakan Indonesia Coaching Summit di 2012.

Tahun ini ICS membawa perspektif yang lebih beragam baik dari sisi bidang keahlian dan juga level pemahaman. Acara dibuka dengan sesi provokasi dari Peng T. Ong yang merupakan Managing Partner dari Monk’s Hill Ventures dan Coach dari Founders Coaching Pause yang mengkhususkan untuk mengembangkan Coach dan praktek Coaching untuk Digital Start up di South East Asia. Peng T. Ong menceritakan tantangan dan peluang di Indonesia dari perspektif industry dan investor.

Selanjutnya Gunawan Susanto, Presiden Direktur IBM Indonesia menyampaikan landscape SDM secara khusus di Indonesia. Ada dua keynote speakers lain yang melengkapi sesi tahun ini dengan perspektif yang berbeda tetapi merujuk pada hal yang sama, coaching sebagai alat untuk mengakselerasi perubahan.

Selain itu, Rene Suhardono juga berbagi pengalaman mengembangkan generasi muda melalui inisiatif Limitless Campus yang dibangunnya, serta Damian Goldvard, Ph. D., MCC, Past President ICF Global, akan berbagai masa depan dari dunia coaching. Tahun ini, salah satu Director ICF Global, Wai K. Leong juga akan menjadi salah satu pembicara dengan topik Team Coaching/Group Coaching dalam salah satu break session.

Selain itu, masih banyak pembicara, baik dari korporasi publik maupun swasta, UMKM dan industri startup juga dunia pendidikan yang akan berbagi bagaimana coaching dapat memberikan dampak positif dalam perkembangan masing-masing organisasi mencapai tujuannya.

“Diharapkan acara ini bisa memberi penyegaran dan dukungan bagaimana Coaching dapat membantu dalam pembangunan generasi menuju Indonesia yang lebih baik lagi," kata Ketua Penyelenggara ICS 2017 Rini Haerinnisya.


(SAW)