30 Perusahaan Terima Anugerah Paramakarya 2017

Desi Angriani    •    Jumat, 08 Dec 2017 11:17 WIB
kemenaker
30 Perusahaan Terima Anugerah Paramakarya 2017
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan Anugerah Paramakarya 2017 ke 30 perusahaan. (MTVN/Desi Angriani)

Jakarta: Sebanyak 30 perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitasnya selama tiga tahun berturut-turut memperoleh anugerah Paramakarya 2017. Penganugerahan Paramakarya yang kesembilan ini diberikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di ruang Serba Guna, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jumat 8 Desember 2017.

Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan penghargaan produktivitas Paramakarya merupakan penghargaan tingkat nasional yang diberikan oleh Presiden RI setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil.

"Ini yang ke-9 sejak pertama kali di 1993 ini yang berhasil meningkatkan produktivitasnya dari 2015-2017," imbuh Hanief.

Pemberian penghargaan produktivitas ini, lanjut Hanif, sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mendorong gerakan peningkatan produktivitas secara terus menerus dan berkesinambungan khususnya dikalangan dunia usaha sebagai kunci sentral pencipta kesejahteraan nasional.

"Bagian integral dari Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing untuk bisa bersaing di pasar bebas," imbuh dia.

Perhargaan diberikan melalui mekanisme penilaian administrasi maupun penilaian teknis menggunakan Malcolm Baldrige Criteria. Proses penilaian oleh tim auditor dilakukan sejak Februari sampai Mei 2017.

Adapun 30 perusahaan tersebut terdiri dari satu perusahaan besar, 14 perusahaan menengah, dan 15 perusahaan kecil. Mereka adalah CV Intrafood, PT Mauquta Abadia, PT Gunung Hijau Masarang, Tom Burger Sumatera Barat, PT Tessena Inovindo, CV Surya Alam Semesta, Ramadhan Kue Jawa Barat, CV Pusaka Bali Persada, Batik Pertiwi Jawa Tengah, PT Tropica Cocoprima, CV Tirta Taman Bali, UD Afifah, Sulawesi Tengah, CV Shaniqua Marigold Bamboo, Indonesia Villa Jaya, dan UD Java Gedeg.

Selanjutnya UD Akselerasi Kalimantan Tengah, Toko Pelawan Bangka Belitung, Aneka Rendang Asese Sumatera Barat, Gaharu Plaza Indonesia Riau, Putri Bengkulu, CV Nacha, Celebes Mushroom Farm, PD Mawaddah Umulyatama Lampung, CV Serai Wangi Makmur Abadi, CV Sambal CUK Jawa Timur, Alminana Sulawesi Selatan, Asri Rahayu Jawa Barat, Ulos Sianipar Sumatera Utara, UKM Makmur Jaya Maluku, dan Dumbo Jaya Sumatera Utara.


(AHL)