Uncen Dorong Pembangunan Papua

Suryopratomo    •    Sabtu, 25 Nov 2017 12:44 WIB
papua
Uncen Dorong Pembangunan Papua
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Jayapura: Universitas Cenderawasih (Uncen) dalam Dies Natalis ke-55 mengukuhkan komitmen untuk terlibat aktif dalam pembangunan Papua melalui penyediaan manusia yang berkualitas.

Papua perlu mempercepat pembangunan daerah agar tercapai kesejahteraan bagi seluruh warga. Rektor Uncen Apolo Safanpo menegaskan hal itu dalam seminar pengembangan investasi bagi pembangunan Papua di Jayapura, Rabu, 22 November 2017.

Apolo mengingatkan, penciptaan kesejahteraan umum merupakan perintah konstitusi yang harus dilaksanakan seluruh warga. Khusus mengenai Papua memang sekarang ini masih tergantung kepada sumber daya alam, khususnya tambang.

"Namun kontribusi itu cepat atau lambat akan menurun dan satu saat harus digantikan oleh kekuatan sumber daya manusia Papua," ujar dia.

Untuk itulah Uncen mengikuti secara saksama pembangunan di Papua dan bidang pendidikan yang dilakukan mengikuti perkembangan pembangunan yang akan dituju. Harapannya sarjana yang dihasilkan Uncen akan memainkan peran yang besar dalam pembangunan Papua.

Di sisi lain, Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Sukmandaru Prihatmoko menyampaikan potensi mineral, batu bara, dan migas yang ada di perut Bumi Papua sangatlah besar.

"Hanya saja potensi itu belum dikuantifikasi sehingga belum diketahui secara pasti kekayaan alam yang bisa dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat," tambah Sukmandaru.

Ketua Indonesia Mining Institute Hendra Sinadia berharap ada kepastian investasi yang lebih jelas, agar minat berinvestasi bidang pertambangan di Papua bisa direalisasilkan.

"Sekarang ini para pengusaha berdikari wait and see apalagi setelah ada ketidakpastian dari investasi yang dilakukan PT Freeport di Timika," tuturnya.

Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo melihat kebijakan fiskal dan perpajakan banyak yang tidak sinkron. Akibatnya banyak yang membingungkan pengusaha.

"Kalau kita ingin menarik investasi, maka semua persoalan itu harus bisa segera diselesaikan," tutur Yustinus.


(AHL)

Petaka di Gedung Bursa

Petaka di Gedung Bursa

15 hours Ago

77 orang terluka dalam insiden ambruknya selasar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Polisi m…

BERITA LAINNYA