BRI Life Catat Pendapatan Premi Naik 11,6%

Ade Hapsari Lestarini    •    Minggu, 12 Nov 2017 09:05 WIB
bri
BRI Life Catat Pendapatan Premi Naik 11,6%
Jajaran direksi BRI Life. (FOTO: dokumentasi BRI Life)

Jakarta: Perusahaan asuransi jiwa nasional milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yakni PT Asuransi BRI Life, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sesuai target yang ditetapkan perusahaan menjelang akhir 2017 ini.

Adapun total pendapatan premi meningkat 11,6 persen pada kuartal III-2017, total aset BRI Life mencatat pertumbuhan 26,9 persen senilai Rp7,35 triliun dibandingkan kuartal III-2016 sebesar Rp5,79 triliun. Sementara total pendapatan premi meningkat 11,6 persen menjadi Rp2,456 triliun dibandingkan periode yang sama di 2016 sebesar Rp2,202 triliun.

Angka pertumbuhan ini, memberikan gambaran optimistis sampai akhir 2017 serta menunjukkan sinyal positif bagi pertumbuhan bisnis asuransi BRI Life di 2018. Hal ini memberikan gambaran kinerja cukup bagus sampai dengan kuartal III-2017. Pertumbuhan ini sekaligus memberikan gambaran, selain ekonomi nasional yang terus tumbuh, juga memberikan sinyalemen bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi jiwa turut meningkat.

Direktur Utama BRI Life Rianto Ahmadi, memaparkan bahwa keseluruhan total pendapatan premi BRI Life sampai dengan kuartal III-2017 bertumbuh.

"Total pendapatan premi BRI Life sampai dengan kuartal ketiga 2017, mencatat pertumbuhan di industri sebesar 11,6 persen, dari Rp2,202 triliun di 2016 menjadi Rp2,456 triliun di banding periode yang sama 2017," ujar dia dalam siaran persnya, Minggu 12 November 2017.

Pendapatan premi dari jalur distribusi Bancassurance merupakan kontributor terbanyak atas total pendapatan premi, yakni sebesar Rp362,65 miliar. Pendapatan premi dari jalur distribusi bancassurance meningkat sebesar 135,7 persen sampai dengan kuartal ketiga 2017 dibanding periode yang sama di 2016. Untuk ANP jalur distribusi Agency juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 69,36 persen, dari Rp26,37 miliar di kuartal III-2016 menjadi Rp44,66 miliar di periode yang sama 2017.

Pertumbuhan signifikan lainnya adalah dari sisi asuransi mikro, di mana pertumbuhan polis meningkat menjadi sebesar 56,9 persen dari 1,53 juta polis di kuartal III-2016 meningkat menjadi 2,4 juta polis di periode yang sama di 2017.

Rianto menambahkan, pencapaian pertumbuhan ini menjelaskan bahwa asuransi BRI Life terus tumbuh, melalui komitmen dan literasi yang terus disampaikan terutama kepada nasabah
serta masyarakat umum lainnya.

"Peningkatan jumlah tenaga pemasar BRI Life pada kuartal ketiga tahun ini meningkat sebesar 84,6 persen menjadi sekitar 2.400 orang tenaga pemasar, dibandingkan dengan periode yang sama di 2016 sebanyak 1.300 orang. Jumlah terbanyak dari total tenaga pemasar tersebut berasal dari jalur distribusi bancassurance," tambah Direktur Pemasaran BRI Life Fabiola N Sondakh.


(AHL)