Tahun ini, KKP Siapkan Rp40 Miliar untuk Pensiun Dini

   •    Kamis, 24 Nov 2016 13:13 WIB
kelautan dan perikanan
Tahun ini, KKP Siapkan Rp40 Miliar untuk Pensiun Dini
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto: Antara/Widodo S. Jusuf.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan golden shake hand atau kompensasi bagi para pegawai negeri sipil (PNS) yang mengajukan pensiun dini secara sukarela. Pada tahun ini, KKP menganggarkan Rp40 miliar untuk skema kompensasi tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan dirinya dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur sudah sepakat memberikan kompensasi sebanyak 100 persen tunjangan kepada pegawai KKP yang mengajukan pensiun dini.

"Saya sudah berhasil berargumen dengan Pak Menpan untuk memberikan kompensasi sebesar 100 persen tunjangan. Dengan uang yang didapatkan, bapak-bapak di sini bisa melakukan usaha. Jadi, bapak-bapak yang sudah tua, mari kita beri kesempatan kepada yang muda-muda berkontribusi," ucap Susi kepada seluruh pegawai KKP di kantornya, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, pensiun dini dibutuhkan untuk merestrukturisasi internal KKP. Selain kinerja KKP bisa ditingkatkan, Susi menilai pensiun dini bisa menghemat belanja operasional pemerintah.

Dia menyebut dengan memensiunkan dini 1.000 pegawai, negara bisa hemat hampir Rp500 miliar per tahun. Dari efisiensi tersebut, sebutnya, KKP bisa membangun berbagai infrastruktur perikanan untuk aset masa depan.

"Mudah-mudahan tahun ini sudah ada, anggaran tahun ini sudah ada. Kalau tidak ada, tahun depan."

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal KKP Sjarief Widjaja menyebut pihaknya menargetkan pegawai KKP yang mengambil golden shake hand mencapai 1.020 orang hingga 2017. Namun, dia tidak bisa menargetkan pegawai yang mau pensiun dini tahun ini karena program itu bersifat sukarela.

"Tahun ini kita anggarkan Rp40 miliar untuk uji coba. Nanti awal Desember, kita evaluasi. Kalau tidak ada yang mengambil golden shake hand ini, apakah akan kita alihkan menjadi insentif kepada mereka nantinya."

Pegawai yang mengajukan golden shake hand akan mendapatkan kompensasi berupa gaji selama sisa waktu kerja hingga umur pensiun 58 tahun dan insentif sebagai modal kerja mereka. (Media Indonesia)


(AHL)