Penonton Bioskop Menuju 50 Juta

Wandi Yusuf    •    Rabu, 07 Nov 2018 16:19 WIB
World Conference on Creative Economy (WCCE)
Penonton Bioskop Menuju 50 Juta
Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf--Medcom.id/Wandi Yusuf.

Nusa Dua: Minat orang Indonesia menonton di bioskop pelan-pelan mulai menanjak. Setelah terpuruk di era reformasi, tanda-tanda kebangkitan film Indonesia mulai terlihat dari geliat orang datang ke bioskop.

"Hingga akhir tahun ini saya yakin bisa mencapai 50 juta penonton," kata Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf di sela-sela agenda Konferensi Dunia tentang Ekonomi Kreatif (WCCE) di Nusa Dua, Bali, Rabu, 7 November 2018.

Angka ini jauh lebih mentereng dibandingkan dengan data pada 2015. Saat itu jumlah penonton bioskop sebanyak 16 juta orang. Jumlah layar bioskop yang ada pun masih sekitar 1.100 layar.

"Tahun ini sudah sekitar 1.700 layar. Dua atau tiga tahun ke depan kami menargetkan 3.000 layar. Karena kantong-kantong penonton film nasional ada di kota-kota kecil," kata Triawan.

Baca: Badan Ekonomi Kreatif Merambah Daerah

Saat ini, tambah dia, jumlah film yang diproduksi sineas Indonesia sudah mencapai 200 film per tahun. Bahkan, 40 persen film di bioskop adalah film nasional. Bekraf menargetkan film Indonesia bisa menguasai minimal 50 persen film di bioskop.

"Bandingkan dengan film nasional Australia yang hanya 1,25 persen karena di sana itu film-film Hollywood semua," kata dia.

Untuk menumbuhkan minta sineas memproduksi film, Bekraf juga menyelenggarakan Akatara Indonesian Film Financing Forum. Di Akatara ini para pembuat film di Indonesia akan dipertemukan dengan investor. Forum ini sudah berdiri sejak 2017.


(YDH)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA