Nyonya Meneer Sudah Hentikan Aktivitas Produksi

Mustholih    •    Sabtu, 05 Aug 2017 18:03 WIB
nyonya meneer
Nyonya Meneer Sudah Hentikan Aktivitas Produksi
Pabrik jamu Nyonya Meneer di Jalan Raya Kaligawe, Semarang, berhenti produksi. (FOTO: MTVN/Mustholih)

Metrotvnews.com, Semarang: Perusahaan jamu Nyonya Meneer menghentikan aktivitas produksinya, bahkan sebelum dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah.

Seorang tukang ojek yang kerap mangkal di depan pabrik Nyonya Meneer di Jalan Raya Kaligawe, Semarang, menuturkan bahwa perusahaan jamu legendaris itu sudah cukup lama berhenti beroperasi.

"Terakhir kerja ya sebelum puasa. Habis itu ramai-ramai demo menuntut pesangon dan sampai sekarang pabriknya sepi. Tidak ada buruh yang bekerja," kata Sutrisno, salah satu tukang ojek di depan Pabrik Nyonya Meneer Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 5 Agustus 2017.

Menurut Sutrisno, aktivitas produksi jamu Nyonya Meneer sudah dipindah ke pabrik yang terletak di Jalan Raden Patah. Senada, saat disambangi ke Jalan Raden Patah, tidak ada aktivitas pabrik Nyonya Meneer di sana.

Seorang pemilik warung makan dekat Nyonya Meneer di Jalan Raden Patah menuturkan, hari ini dirinya tidak lagi melihat buruh bekerja di pabrik tersebut.

"Tahu-tahu tadi pagi di internet ada berita Nyonya Meneer pailit. Padahal dulu sangat berjaya. Buruh yang kerja di sana selalu sejahtera," ungkap pemilik warung bernama Nasukha tersebut.

Nasukha mengungkap hanya melihat beberapa pegawai rendahan Nyonya Meneer yang masih bekerja. Pegawai itu bekerja sebagai sopir dan office boy Nyonya Meneer. "Tetapi jumlahnya tak lebih dari tiga orang," ungkap Nasukha.

Seperti diketahui, PN Semarang menyatakan kepailitan PT. Nyonya Meneer. Putusan itu keluar setelah Majelis Hakim mengabulkan permohonan kreditur konkuren asal Turisari Kelurahan Palur Kabupaten Sukoharjo, Hendrianto Bambang Santoso, untuk membatalkan perjanjian damai atas pelunasan hutang Nyonya Meneer.

Majelis Hakim sudah memberi waktu bagi kreditur dan Nyonya Meneer untuk berdamai. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan itu kesepakatan damai tidak tercipta.

Hakim Anggota PN Semarang, Wismonoto, menuturkan putusan pailit ini membawa akibat hukum bagi Nyonya Meneer. Menurut Wismonoto, aset Nyonya Meneer sementara ini dibekukan. "Tapi dengan putusan ini Nyonya Meneer akan dibekukan sementara. Karena akan dijual melalui kurator," ujar Wismonoto, kemarin.

Wismonoto menambahkan seluruh aset Nyonyq Meneer secara otomatis harus dikelola kurator. Aset tersebut lalu dilelang dan uang hasil penjualan dibayarkan ke para kreditur Nyonya Meneer. "(Pelunasan) enggak ada tenggang waktu. Terserah kurator. Kalau aset dijual cepet dibeli, digelar rapat kreditur. Relatif masalah lamanya," ungkap Wismonoto.


(AHL)