PNM Terapkan Otomasi Proses Pendataan Nasabah

Husen Miftahudin    •    Sabtu, 20 May 2017 17:59 WIB
bumn
PNM Terapkan Otomasi Proses Pendataan Nasabah
Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja. (FOTO: MI/IMMANUEL ANTONIUS )

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus melakukan layanan kepada nasabah yang bertujuan untuk meningkatan layanan kepada nasabah PNM program Unit Layanan Usaha Mikro (ULaMM).

Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja mengaku perlu strategi baru dalam peningkatan layanan. Salah satunya dengan menerapkan sistem otomasi proses pendataan nasabah.

"Sistem otomasi yang merupakan teknologi informasi akan mempercepat proses pendataan nasabah hingga pada proses pencairan dana pembiayaan nasabah," ujar Parman dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Jakarta, Sabtu 20 Mei 2017.

Sebelumnya petugas ULaMM masih melalukan pendataan secara manual melalui komputer yang ada di kantor. Dengan sistem otomasi ini, kini petugas ULaMM dapat langsung melakukan pendataan langsung di lokasi nasabah berada.

Baca: 2017, PNM Berupaya Tingkatkan Nasabah Produk Mekaar

Parman mengungkapkan, PNM kini tengah mengejar target nasabah ULaMM mengingat permintaan akan pembiayaan UMKMK sangatlah tinggi. PNM sebagai lembaga keuangan milik negara yang menjadi ujung tombak ekonomi kerakyatan berkomitmen untuk memberikan layanan seluasnya kepada pengusaha UMKMK.

ULaMM didukung dengan layanan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang memberikan pendampingan dan pembimbingan usaha kepada nasabah PNM. Kegiatan PKU difokuskan pada dua kegiatan, yaitu pelatihan nasabah yang memberikan pelatihan berupa pembukuan keuangan, branding, dan kiat-kiat usaha, serta klasterisasi yang merupakan pembinaan bersifat kluster didasarkan pada kesamaan produk dan kedekatan geografis.

Baca: Rini Soemarno Targetkan PNM Bina 2 Juta Ibu RT di 2017

"Kegiatan PKU merupakan kelebihan PNM yang membedakan dengan lembaga keuangan lainnya, pungkas Parman.

Seperti diketahui, hingga Januari 2017 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp19,4 triliun melalui program ULaMM. ULaMM saat ini telah memiliki 63 kantor cabang dengan 664 unit layanan yang melayani 302.829 nasabah di lebih dari 4.093 kecamatan di seluruh provinsi Tanah Air.


(AHL)