Tunas Ridean Telah Jual Mobil Baru Sebanyak 14.828 Unit

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 20 Apr 2017 20:33 WIB
mobil
Tunas Ridean Telah Jual Mobil Baru Sebanyak 14.828 Unit
Penjualan mobil Dok. IIMS.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Tunas Ridean Tbk (TURI) mengaku telah menjual mobil baru sebanyak 14.828 unit di kuartal I-2017, atau tumbuh 27 persen bila dibanding periode yang sama tahun 2016 sebanyak 11.663 unit.

‎Asal tahu saja, sepanjang 2016 penjualan mobil baru TURI mencapai 50.990 unit atau naik 17 persen dari 2015 yang meraih total penjualan sebanyak 43.420 unit.

Direktur Utama Tunas Ridean, Rico Setiawan menerangkan, pertumbuhan penjualan mobil baru sepanjang tiga bulan pertama 2017 didorong oleh pertumbuhan yang tinggi dari Tunas Toyota sebesar 47 persen secara year to date (ytd) mencapai 9.783 unit, dibanding kuartal pertama 2016 yang sebanyak 6.655 unit. 

Posisi kedua adalah penjualan Tunas Daihatsu yang mencapai 4.698 unit (ytd), namun tumbuh tipis 1 persen dari periode yang sama 2016. Kemudian penjualan mobil Tunas BMW di kuartal pertama 2017 tumbuh 26 persen menjadi 237 unit. 

"Di 2016 penjualan Tunas Toyota mencapai 31.379 unit tumbuh 25 persen dari total penjualan 2015. Sedangkan Daihatsu sebanyak 18.375 unit tumbuh 10 persen, dan penjualan Tunas BMW mencapai 838 unit," kata Rico, ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tunas Ridean di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 20 April 2017.

Dari sisi roda dua, ada pertumbuhan penjualan 9 persen di kuartal pertama menjadi 45.898 unit. Sepanjang 2016 penjualan motor Tunas mencapai 206.343 unit. 

Rico juga mengungkapkan, pembiayaan kredit otomotif melalui Mandiri Tunas Finance (MTF) di kuartal pertama tahun ini mengalami penurunan 6 persen yakni Rp4,572 miliar. Pada 2016 lalu, MTF mencatat pembiayaan baru sebesar Rp18,63 miliar.

Ditempat yang sama, Direktur Tunas Ridean Tenny Halim menambahkan, dari sisi Tunas Rental, sepanjang kuartal pertama 2017 ada penambahan armada menjadi 7.700 unit. Akhir tahun 2017, perseroan targetkan 9 ribu armada tunas rental. "Jadi ada penambahan 2.300 armada lagi," terang Tenny.

Untuk membiayai belanja investasi di tahun ini, lanjut Tenny, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp622 miliar. Nanti, dari total tersebut sebesar Rp410 miliar untuk investasi perseroan. Sisanya untul biaya lain. Sumber dana khusus untuk investasi armada rental dari eksternal, sisanya dari internal.



(SAW)