Mendagri Ajak Swasta Bangun Rumah untuk MBR

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 14 Sep 2017 14:15 WIB
program sejuta rumah
Mendagri Ajak Swasta Bangun Rumah untuk MBR
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Tangerang: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak para pengembang swasta untuk ikut terlibat dalam menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penyediaan rumah murah ini sejalan dengan keinginan pemerintah dalam Program Sejuta Rumah bagi MBR.

Menurut Tjahjo dalam mendukung keberhasilan penyediaan rumah murah pemerintah pusat tidak bisa sendirian. Karena itu dibutuhkan peran yang lebih baik dari pemerintah daerah hingga level terendah serta para pengusaha yang bergerak di sektor properti.

"Dalam pelaksanaan pembangunan, Pak Jokowi mengarahkan untuk pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial, keterlibatan Swasta mutlak dilakukan," kata Tjahjo dalam Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Kamis 14 September 2017.

Apalagi Presiden Jokowi juga telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2016 tentang Penyederhanaan Perizinan Pembangunan Perumahan. Adanya payung hukum tersebut memberi kemudahan bagi para pengembang dalam membangun rumah murah bagi masyarakat.

Dirinya menambahkan, saat ini pengembang swasta tidak perlu lagi khawatir akan lamanya proses perizinan penyediaan rumah. Sementara itu, para kepala daerah juga diminta untuk segera menindaklanjuti peraturan tersebut agar pembangunan rumah murah bagi masyarakat bisa direalisasikan.

"Kadang ada kebijakan yang harus kita cermati bersama, tapi ada juga kebijakan yang seolah diada-adakan. Arahan Presiden ke saya bagaimana membangun Pemerintah Pusat dan Daerah makin efektif dan efisien untuk persingkat birokrasi dan percepat reformasi birokrasi," jelas dia.

Dalam pameran Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 ini, REI mendukung program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Tak hanya itu, mereka juga melakukan pameran untuk kota modern masa depan, serta Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) anggota REI.

 


(AHL)