Bank Mandiri Bantah Memungut Biaya Top Up Go-Pay

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 15 Sep 2017 10:29 WIB
bank mandiri
Bank Mandiri Bantah Memungut Biaya <i>Top Up</i> Go-Pay
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menampik isu yang menyebutkan jika isi ulang saldo (top up) untuk layanan Go-Pay akan dipotong. Isu yang berasal dari pengumuman pihak Go-Jek itu disebut tidak benar.

"Ya tidak benar (isu pemotongan top up Go-Pay)," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas melalui pesan elektroniknya kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Jumat 15 September 2017.


Isi pesan singkat yang dikirimkan pihak Go-Jek pada 13 September ke pelanggan.

Dirinya menambahkan, Bank Mandiri tidak akan membebankan pemotongan biaya kepada nasabah. Menurut dia bank juga tidak diperkenankan melakukan pemotongan setiap isi ulang.

"Bank Mandiri menegaskan tidak ada pengenaan biaya ke konsumen. Kami tidak memperkenankan pengenaan biaya seperti itu ke konsumen," lanjut dia.

Sebelumnya pada Rabu 13 September lalu, sebuah pesan singkat dari Go-Jek menyebutkan akan adanya pemotongan setiap top up Go-Pay dari Bank Mandiri. Hal ini disebabkan oleh kebijakan dari bank tersebut.

"Karena kebijakan baru Bank Mandiri, mulai 15 September 2017, saldo top up Go-Pay Anda akan dikurangi sebesar Rp2.500 sebagai biaya dari Bank Mandiri," tulis pengumuman tersebut.


(AHL)