Jumlah Penumpang Pesawat Naik karena Daya Beli Masyarakat Meningkat

Dheri Agriesta    •    Kamis, 14 Jun 2018 17:16 WIB
pesawatkementerian perhubungandaya beli masyarakat
Jumlah Penumpang Pesawat Naik karena Daya Beli Masyarakat Meningkat
Ilustrasi. (Foto: Antara/Rivan Awal).

Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi takjub dengan kenaikan jumlah penumpang pesawat udara pada Lebaran 2018. Ia menilai kenaikan signifikan itu berhubungan dengan daya beli masyarakat yang tinggi.

"Daya beli masyarakat naik juga. Jadi daripada dia naik bis lama, kalau mereka naik pesawat bayar berapa, tapi lebih cepat," kata Budi di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Juni 2018.

Puncak arus mudik pesawat udara jatuh pada H-6 Lebaran 2018. Jumlah penumpang yang menggunakan jasa penerbangan pada H-6 pun naik hingga 16 persen dibandingkan tahun lalu.

"Dan internasional itu enggak ada pertumbuhan pesawat di atas lima persen, jadi kalau 16 persen itu luar biasa," kata Budi.

Budi mengatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memang memberikan slot tambahan cukup besar buat maskapai penerbangan. Sebanyak 3.500 slot diberikan untuk menunjang aktivitas penerbangan menghadapi mudik Lebaran.

Selain itu, Budi juga meminta bandara meningkatkan waktu operasional hingga 24 jam. Sehingga, aktivitas penerbangan bisa lebih banyak dari biasanya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Nasional Angkut Mudik Lebaran 2018 Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang yang menggunakan pesawat udara pada H-6 sebanyak 307.152 orang. Jumlah ini lebih banyak dibanding H-6 tahun lalu, sebanyak 269.209 orang.


(AHL)