Jelang Lebaran, Bulog Sediakan 4.500 Ton Daging Kerbau

Kautsar Widya Prabowo    •    Rabu, 06 Jun 2018 21:13 WIB
bulogdaging kerbau
Jelang Lebaran, Bulog Sediakan 4.500 Ton Daging Kerbau
Illustrasi (ANT/Wahyu Putro A).

Jakarta: Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menjelaskan dalam menjaga ketersediaan pangan pihaknya berupaya untuk memenuhi komoditas pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Salah satunya adalah melalui persediaan daging kerbau impor yang tersedia sebanyak 4.500 ton.

Direktur Operasional Pelayanan Publik Perum Bulog Karyawan Gunarso menjelaskan daging kerbau telah mengalami peningkatan permintaan, terbukti dari masuknya daging impor hingga Juni mencapai 20 ribu ton yang tersisa saat ini 4.500 ton

"Sepanjang tahun ini Bulog diberikan kuota 100 ribu ton, Sampai Juni 20 ribu ton. Sekarang tinggal 4.500 ribu ton," ujar di Gedung Perum Bulog, Jakarta, Rabu, 6 Juni 2018.

Ia menambahkan, impor daging sapi menjadi alternatif dari tingginya harga daging segar dari Rp110 ribu per kg sampai dengan Rp120 ribu per kg. Selain itu daging tersebut dipercaya lebih kaya akan serat ketimbang daging sapi.

"Kami ingin yakinkan daging kerbau pilihan yang sehat, karena daging sapi produksinya lebih mahal. Daging kerbau saat ini paling tinggi Rp80 ribu per kg," tambahnya.

Lebih lanjut,pihaknya menjelaskan selain persediaan daging kerbau yang mencukupi ada pula persediaan beras yang telah mencapai lebih dari 1,5 juta ton. Dengan itu Bulog dapat siap melakukan intervensi pasar ketiga harga sedang bergejolak.

"Bulog optimistis dapat lakukan inovasi jika ada kesetabilan harga," tuturnya.

Kemudian kondisi gula pasir memiliki lebih dari 165 ribu ton, kemudian disusul minyak goreng yang memiliki persediaan lebih dari 4900 ribu kilo liter.  

"Dengan gambaran ini Insyaallah Bulog dapat melakukan stabilitas harga jelang Ramadan dan Idulfitri, mudah-mudahan ini bisa terkendali," tutupnya.


(SAW)