Libur Panjang Ganggu Perusahaan Jasa Pengiriman dan Logistik

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 08 May 2018 18:19 WIB
logistiklebaranlibur panjang
Libur Panjang Ganggu Perusahaan Jasa Pengiriman dan Logistik
Ilustrasi -- Foto: ANTARA/ Muhammad Iqbal

Jakarta: Pemerintah telah menetapkan cuti bersama Lebaran mulai 11-20 Juni‎ 2018. Penetapan libur panjang diproyeksikan akan menurunkan produktivitas perusahaan logistik dan jasa pengiriman. Pada akhirnya bisa menurunkan pendapatan, meski porsinya sangat kecil.

"Karena waktu libur panjang, pasti produktivitas menurun dan akan berdampak bagi bisnis. Itu pasti ada dampaknya," ucap Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo),‎ Mohamad Feriadi kepada Medcom.id, Selasa, 8 Mei 2018.

Meski terdampak, perusahaan yang ada di bawah naungan Asperindo tersebut lanjutnya ‎tetap berupaya penuh menjaga tingkat pendapatan. Dengan begitu, tingkat pendapatan tetap stabil dan tidak terjun ke bawah.

"Jika besaran dampaknya, kita belum bisa prediksi. Justru kita sedang pikirkan, bagaimana agar menjaga revenue tetap stabil, walaupun libur panjang yang akan terjadi pada saat musim lebaran di tahun ini," terang dia.

Walaupun ada pengaruh bagi perusahaan, pria yang kini menjabat sebagai Direktur Utama JNE ‎ini mengatakan, perusahaan di Asperindo tetap mengikuti aturan dari pemerintah. Pada saat libur panjang, perusahaan mempunyai pegawai yang bisa ditugaskan.

"Itu nanti akan ada petugas piket. Sehingga operasional kami tetap berjalan seperti biasa. Itu yang bisa kami pastikan," pungkas dia.


 


(Des)


Komentar Menperin soal Sariwangi Pailit

Komentar Menperin soal Sariwangi Pailit

18 hours Ago

Bangkutnya PT Sariwangi Agricultural Estates Agency (Sariwangi AEA) dan anak usahanya yaitu PT …

BERITA LAINNYA