Pimpin Bulog, Buwas Tiru Negara Lain Kelola Pangan

Eko Nordiansyah    •    Senin, 14 May 2018 19:23 WIB
bombulog
Pimpin Bulog, Buwas Tiru Negara Lain Kelola Pangan
Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso. ANT/Muhammad Adimaja.

Jakarta: Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso akan mencontoh negara lain dalam mengelola pangan. Bulog juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan pangan khususnya beras.

"Di mana-mana, di Tiongkok juga begitu. Sembako dikuasai negara, pertanian dikuasai negara. Thailand, Vietnam, dan Jepang yang sudah saya lihat sendiri," kata dia di kantornya, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin, 14 Mei 2018.

Dirinya menambahkan, seluruh hasil pertanian di negara tersebut dibeli oleh negara sehingga petani tidak dirugikan. Sementara itu, konsumen juga tidak dibebankan biaya yang tinggi jika terjadi kelangkaan bahan pangan.

"Harga dikendalikan oleh negara, yang notabenenya petani tidak bisa dirugikan. Terus pangsa pasarnya, konsumennya juga tidak dirugikan. Karena harganya murah dan terjangkau," jelas dia.

Sementara itu, kondisi di Indonesia justru sebaliknyas di mana harga pada tingkat petani dianggap rendah sehingga merugikan. Namun bagi konsumen harga dianggap terlalu tinggi yang membuat masyarakat kesulitan.

Untuk itu, dirinya ingin menjamin jika ketersediaan pangan khususnya beras bisa aman. Buwas menyadari kebutuhan pangan adalah urusan yang menyangkut banyak orang sehingga Bulog harus bekerja secara maksimal.

"Di Bulog jadi pertaruhan saya, kemarin disenangin ibu-ibu karena anak saya aman terselamatkan (dari narkoba). Kalau sekarang saya jadi ancaman dimusuhin ibu-ibu. Pak Buwas bagaimana ini, berasnya begini berasnya begitu," kata dia.


(SAW)