Neraca Perdagangan Defisit karena Banyak Proyek infrastruktur

Kautsar Widya Prabowo    •    Selasa, 15 May 2018 21:08 WIB
eksporneraca perdagangan indonesia
Neraca Perdagangan Defisit karena Banyak Proyek infrastruktur
infrastruktur. Ant/Fanny Octavianus.

Jakarta: Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menjelaskan defisitnya neraca perdagangan pada April 2018 yang mencapai USD1,63 miliar karena banyaknya proyek infrastruktur serta proyek investasi swasta lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan peningkatan tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya pembentukan modal domestik bruto. Selain itu karena kenaikan investasi yang terus berjalan dari swasta dan infrastruktur.

"Pada 2016 selesai 10 persen dan 2017 selesai 10 persen. 2018 akan dan yang selesai 10 persen. Tapi yang belum selesai itu banyak," ujarnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.

Ia menilai proyek infrastruktur dan proyek investasi swasta lain yang noninfrastruktur pertumbuhannya meningkat sehingga membutuhkan barang modal dan barang baku.

"Jadi kalau kamu lihat pertumbuhan barang bahan bakunya sama tinggi dengan barang konsumsi, year on year (yoy) 34 persen," tambahnya.

Lebih lanjut apabila dilihat ekspor dan impornya pada month to month justru menurun. Namun kalau year to day naik sembilan persen. Pihaknya menegaskan kenaikan tersebut tidak cukup dengan angka pertumbuhan impor pada April 2018 melonjak sampai USD16,09 miliar.

"Itu menunjukkan hasil dari kenaikan investasi dan pembangunan infrastruktur, tendensinya akan berlanjut," tuturnya.

Kemudian pihaknya berharap pemerintah harus mendorong ekspor untuk mengimbangi menlonjaknya nilai impor supaya tak berdampak pada neraca pembayaran.

"Barang modal dan barang baku dalam impor itu 91 persen, barang konsumsi hanya sembilan persen, jadi harus mendorong eskpor," kata dia.

Oleh sebab itu pertumbuhan ekonomi 5,06 persen dengan kenaikan investasi serta realisasi infrastruktur akan mendorong kenaikan impor karena banyak sekali bahan baku yang tidak dihasilkan dari dalam negeri.


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

4 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA