Izin Lingkungan Pabrik Semen Rembang Diyakini Keluar Awal Februari

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 18 Jan 2017 17:05 WIB
semen indonesia
Izin Lingkungan Pabrik Semen Rembang Diyakini Keluar Awal Februari
Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra. (FOTO: MI/Agung Wibowo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) berjanji akan merampungkan izin lingkungan yang diminta oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Pengurusan dilakukan awal Februari 2017.

"Revisi amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) sedang on going. Kami ingin secepatnya lah, kira-kira awal bulan depan," ungkap Direktur Utama SMGR Rizkan Chandra, saat ‎ditemui di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).

Pernyataan Rizkan tersebut menggangapi pencabutan izin lingkungan perseroan di Kabupaten Rembang, Jateng, oleh Ganjar. Pabrik yang telah dibangun tersebut tidak boleh beraktivitas selama persyaratan belum terpenuhi dan surat keputusan gubernur belum terbit.




Pencabutan izin tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur No 660.1/4 Tahun 2017 tertanggal 16 Januari 2017 tentang Pencabutan Keputusan Gubernur Nomor 660.1/30 Tahun 2016 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan Bahan Baku dan Pembangunan serta Pengoperasian Pabrik Semen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Sementara pembatalan izin dan tidak berlaku tertuang dalam ‎Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/17/2012 Tahun 2012 tanggal 7 Juni 2012 sebagaimana telah diubah oleh Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/30/2016 Tahun 2016 tanggal 9 November 2016 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan Bahan Baku Semen dan Pembangunan Serta Pengoperasian Pabrik Semen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah.

Baca: Pendukung dan Penolak Pabrik Semen Rembang Bertemu di Semarang

Ganjar menginginkan Semen Indonesia ‎menyempurnakan dokumen adendum Amdal dan Revisi Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL). Hal itu didasari putusan peninjauan kembali di Mahkamah Agung.

Komisi Penilai Amdal Provinsi Jawa Tengah sebelumnya diminta melakukan proses penilaian dokumen adendum amdal dan RKL-RPL yang saat ini sedang berlangsung untuk memenuhi Putusan Peninjauan Kembali Nomor 99 PK/TUN/2016 tanggal 5 Oktober 2016.

Terkait pencabutan izin lingkungan Semen Indonesia di Rembang, ratusan orang sempat bertahan di depan kantor Gubenur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan No 9, Semarang, Selasa, 17 Januari 2017.

Baca: Penolakan Pabrik Rembang, Semen Indonesia: Picu Konflik Sosial

Mereka menyuarakan penolakan atas pembangunan pabrik semen di Kabupaten Rembang. Demonstran menuding pencabutan izin lingkungan hanya lah permainan.

Para demonstran menganggap Ganjar memberi kesempatan Semen Indonesia untuk memperbaiki dokumen. Syarat itu diperlukan untuk melanjutkan pabrik semen di Rembang.

"Mau terus atau tidak, sekarang tergantung PT SI. Kalau terus, ya, harus memperbaiki dokumennya dahulu," ungkap Ganjar.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA