Akhir April, Pemerintah Baru Bangun 3.849 Unit Rumah Murah

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 17 May 2017 17:13 WIB
rumah tapak
Akhir April, Pemerintah Baru Bangun 3.849 Unit Rumah Murah
Perumahan. ANT/FB Anggoro.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)‎ telah mengalokasikan dana Rp9,7 triliun untuk membangun rumah tapak atau sejenis perumahan FLPP. Dana tersebut untuk membangun 120 ribu unit rumah baru di tahun ini.

‎Menurut Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Eko D. Heripoerwanto, dari target 120 ribu unit rumah FLPP, baru terbangun 3.849 unit rumah hingga akhir April 2017. Rumah tersebut banyak tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

baca : Intiland Belum Berminat Garap Rumah Murah

"Yang sudah berjalan itu tadi 3.849 unit rumah‎ sampai April 2017. Dana pembangunannya sudah habis sebesar Rp439 miliar," ujar Eko, ditemui dalam seminar 'Sinergi Antara Regulator, Perbankan & Pengembang Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Kredit & Perlindungan Konsumen di Sektor Property' di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu 17 Mei 2017.

Dia mengakui, jumlah rumah FLPP yang baru terealisasi sangat sedikit bila dibanding target yang telah ditentukan pemerintah. Meski begitu, Eko tetap optimistis, jika pemerintah bisa membangun 120 ribu unit rumah baru FLPP di tahun ini.

"Memang belum semua bergerak. Tapi kita yakin dan berusaha, kita gerakkan pasar untuk tujuannya itu," terang Eko.

Pada tahun ini, bilang Eko, pemerintah mempunyai niatan untuk membangun rumah FLPP di seluruh Provinsi Indonesia. Sebab, pada tahun lalu di kota Maluku tidak ada pembangunan rumah FLPP atau murah.

"Tahun ini 34 provinsi harus terserap semua perumahan FLPP, termasuk Maluku yang 2016 tidak ada, tahun ini harus ada. Tahun lalu tidak ada di sana, karena tidak ada pangsa pasarnya. Pada tahun lalu hanya 58 ribu perumahan FLPP, sekarang 120 ribu rumah," pungkas Eko.





(SAW)