Menteri Susi Minta Perpres 44/2016 Jangan Sampai Dicabut

   •    Rabu, 19 Apr 2017 17:47 WIB
kelautan dan perikanan
Menteri Susi Minta Perpres 44/2016 Jangan Sampai Dicabut
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (ANTARA FOTO/Teresia May)

Metrotvnews.com, Purwokerto: Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengharapkan Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 tidak dicabut oleh pemerintah karena melindungi sumber daya alam kelautan dari kepentingan asing.

"Selain membentuk Satgas 115 pada November 2015 khusus untuk menangani illegal fishing, Presiden Joko Widodo pada 18 Mei 2016 telah mengeluarkan keputusan yang luar biasa berupa Perpres Nomor 44 yang memutuskan perikanan tangkap masuk daftar negative list untuk investasi asing," katanya di Purwokerto, Jawa Tengah, seperti dikutip dari Antara, Rabu 19 April 2017.

Susi mengatakan hal itu dalam Pidato Milad Ke-52 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP. Menurut dia, kalangan perguruan tinggi harus ikut mengapresiasi dan menjaga Perpres Nomor 44/2016 itu.

"Banyak orang tidak percaya karena di era global yang semuanya serba open, serba welcome, gas sudah bukan milik kita, minyak juga sudah bukan milik kita, tambang pun sekarang sudah milik orang, laut menjadi satu-satunya sumber daya alam yang sepenuhnya diberikan Pak Presiden kepada anak bangsa sendiri saja," tegasnya.

Susi menambahkan, Presiden telah melindungi sumber daya laut menjadi 100 persen milik bangsa Indonesia sehingga pihaknya akan meneliti sumber modal yang akan digunakan dalam usaha penangkapan ikan Kendati demikian, Susi mengatakan dalam hal industri pengolahan ikan dan industri perikanannya, investor asing boleh masuk ke Indonesia.

"Presiden Jokowi adalah figur yang sangat berani. Tanpa keberanian beliau dan kebulatan beliau, policy apapun rencana saya tidak mungkin bisa saya jalankan. Komitmen beliau luar biasa dan dengan segala kepercayaan yang beliau berikan kepada saya untuk melakukan policy, program yang terbaik untuk kelautan dan perikanan kita," jelasnya.

Saat ditemui usai menyampaikan Pidato Milad Ke-52 UMP, Menteri Susi mengaku berkewajiban menyosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah khususnya yang berkaitan dengan perikanan dan kelautan, salah satunya dengan cara datang ke perguruan-perguruan tinggi.

Oleh karena itu, dia mengharapkan perguruan tinggi akan memprioritaskan pendidikan kelautan dan perikanan. "Kami berharap nanti ada perubahan kurikulum, kenaikan jumlah mahasiswa kelautan dan perikanan," pungkasnya.

 


(AHL)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

22 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA