Bidik Produksi 3 Juta Ton Kedelai, Kementan Canangkan Gerakan Tanam Serentak

Desi Angriani    •    Jumat, 06 Oct 2017 12:31 WIB
kementerian pertanian
Bidik Produksi 3 Juta Ton Kedelai, Kementan Canangkan Gerakan Tanam Serentak
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (FOTO: ANTARA/Akbar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) mencanangkan gerakan tanam serentak kedelai di hampir seluruh wilayah Indonesia. Hal itu tertuang dalam APBN-P 2017 agar Indonesia dapat mencapai swasembada kedelai pada 2018.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pihaknya mendorong swasembada kedelai setelah komoditas padi dan jagung berhasil dipenuhi.

"Segera melakukan tanam kedelai diwilayahnya masing-masing dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dibidang kedelai," kata Amran dalam paparannya di Gedung Kementerian Pertanian, Ragunan Jakarta, Jumat 6 Oktober 2017.

Amran menjelaskan, sasaran produksi kedelai telah ditetapkan sebesar 3 juta ton di 2018 dengan prognosa kebutuhan kedelai sebesar 2,8 juta ton. Untuk mencapai target swasembada tersebut, secara bertahap pemerintah melakukan berbagai upaya dengan melaksanakan Program Perluasan Areal Tanam Baru kedelai (PATB) seluas 500 ribu hektare (ha).

Program tersebut dicanangkan di 20 provinsi meliputi Aceh, Sumut, Sumsel, Sumbar, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jabar, Jateng. Jatim, Banten, Kalsel, NTB, NTT. Sulut, Sulteng, Sultra, Sulsel, dan Sulbar.

"Selain itu bantuan subsidi benih kedelai seluas 300 ribu ha," imbuh dia.

Kemudian Kementan akan mengalokasikan Program Pengembangan kedelai seluas 1,5 juta ha di 2018 dengan regulasi tata niaga meliputi, regulasi harga, pasar, dan pengendalian impor.

Amran pun meminta seluruh jajaran Dinas Pertanian Tanaman Pangan untuk memaksimalkan semua potensi lahan PATB kedelai mulai dari lahan pasang surut, lahan Perhutani, lahan perkebunan TBM serta lahan eks tambang untuk ditanami kedelai pada Oktober sampai November tahun ini.

"Pastikan kesiapan benih kedelai di masing-masing daerah atau bagi daerah yang tidak tersedia benih segera lakukan komunikasi dan kerjasama dengan penyedia benih di provinsi lain," tutur dia.

Lebih lanjut Amran berharap Pemerintah Daerah lebih proaktif dalam melakukan pengawalan dan pendampingan program kedelai APBN-P 2017.

"Bersiap lah bagi kita semua untuk menjadi bagian dari sejarah dalam upaya mewujudkan Swasembada Kedelai 2018," tutupnya.

 


(AHL)