Menhub: Beberapa Proyek Molor Akibat Moratorium Jalan Layang

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 21 Feb 2018 13:55 WIB
kementerian perhubunganKecelakaan Infrastruktur
Menhub: Beberapa Proyek Molor Akibat Moratorium Jalan Layang
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan stasiun layang dan jalur MRT di Jalan Sisingamangaraja. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui moratorium proyek jalan layang mengakibatkan beberapa proyek menjadi molor. Ini menjadi konsekuensi pemilik proyek dan operator atau kontraktor.

"Tentu ada konsekuensi dari masing-masing proyek antara owner dan yang bersangkutan," kata Budi ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu, 21 Februari 2018.

Budi menjelaskan selama moratorium tim konsultan independen akan mengevaluasi. Nantinya, semua kontraktor akan diminta membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) terbaru. Melalui SOP terbaru itu konsultan akan menilai memenuhi persyaratan atau tidak.

"Dalam penghentian sementara ini, nanti diminta semua kontraktor itu mengajukan SOP yang baru karena kita yakni, SOP lama tidak memenuhi ketentuan keselamatan," ujar dia.

Di sisi lain, Budi juga menyinggung mengenai pembangunan Light Rail Transit (LRT) Palembang yang disiapkan untuk Asian Games 2018. Ia mengatakan, proyek itu tetap jalan karena pengerjaan jalan layang sudah selesai digarap.

"Saya pastikan tidak terlambat, karena konstruksinya sudah selesai," pungkas Budi.

 


(AHL)