Perusahaan Patungan Pelindo I dan Pelindo II Beroperasi Kuartal-I 2018

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 22 Dec 2017 22:25 WIB
pelindopelindo ii
Perusahaan Patungan Pelindo I dan Pelindo II Beroperasi Kuartal-I 2018
Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya. (FOTO: MI/Ramdani)

Jakarta: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menargetkan setelah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), perusahaan patungan (joint venture) bisa beroperasi pada triwulan-I 2018.

"Kita harapkan di triwulan pertama sudah operasi perusahaan ini," kata Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Massasya saat ditemui di kantor Bursa Efek Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat, 22 Desember 2017.

Elvyn menjelaskan, pembentukan perusahaan patungan ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat pembangunan pelabuhan di daerah-daerah agar lebih profesional.

"Kita akan kerjakan secara bersama sama, tumbuh bersama sama dan mengelola pelabuhan secara bersama-sama," ungkap Elvyn.

Adapun pembagian porsi perusahaan patungan tersebut, Elvyn menuturkan tergantung besar saham yang ditanamkan. Sementara untuk manajemennya nanti ditunjuk oleh Pelindo I dan Pelindo II.

"Nanti hasilnya akan seperti biasa. Tentu kami akan dapatkan dividen dan mereka akan mendapatkan pendapatan dari aktivitas tersebut," imbuh Elvyn.

Sementara, Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana menyebut untuk investasi tahap awal yang akan digelontorkan Rp300 miliar. Investasi tersebut berasal dari kedua perusahaan.

"Tahap pertama sekitar Rp300 miliar, itu 2018. Total dua tahun itu bisa sampai USD175 juta Tapi ke depan yang kita investasi kan dari anak ini sekitar USD600 juta," ujar Bambang.

Anak Usaha akan Kembangkan Pelabuhan Batam

Rencana terdekat setelah perusahaan itu terbentuk, Elvyn menambahkan, akan mengelola Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Pelabuhan Batu Ampar nanti akan diselaraskan dengan otoritas yang ada di Batam.

"Kita akan selaraskan dengan pengembangan batam otoritas Batam. Pelabuhan ini dikembangkan untuk otoritas Batam dan inline dengan itu," ujar Elvyn.

Kapasitas pelabuhan juga akan ditingkatkan dari semula sekitar 250 ribu TEUs menjadi 500 ribu sampai satu juta TEUs.

"Kita perkirakan dia bisa punya kapasitas 500 ribu sampai satu juta TEUs per tahun," tutup Elvyn.


(AHL)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA