Jokowi Minta Perlakuan Khusus Pajak e-Commerce bagi UMKM

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 07 Dec 2017 13:07 WIB
pajak e-commerce
Jokowi Minta Perlakuan Khusus Pajak e-Commerce bagi UMKM
Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Pemerintah tengah memformulasikan aturan pajak bagi e-commerce demi menciptakan level playing field yang sama antara kegiatan ekonomi konvensional dan digital. Saat ini rancangan aturan tersebut sedang difinalkan oleh Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, dan Badan Kebijakan Fiskal.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan aturan tersebut dibuat agar tidak ada yang dirugikan dan diistimewakan antara pelaku usaha konvensional dan digital.

Namun, lanjut Ani, Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar perlakuan khusus harus diberikan bagi pelaku usaha atau merchant dalam lingkup kecil (UMKM) yang bergabung di kegiatan digital.

"Presiden minta kami mengkaji utamanya bagi pelaku usaha kecil yang di-connect oleh perusahaan platform atau marketplace, itu yang mungkin akan diberikan perlakuan pajak (khusus)," kata Ani di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Desember 2017.

Perlakuan pajak yang dibedakan, kata Ani bertujuan agar pelaku usaha tersebut bisa melakukan kepatuhan pajaknya secara lebih mudah. Adapun dalam aturan tersebut yang sebelumnya mengatur soal tata cara pemungutan pajak, nantinya dipertimbangkan untuk mengatur tarif pajak bagi e-commerce UMKM.

Lebih jauh, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan yang terpenting aturan pajak e-commerce bisa membuat kegiatan ekonomi ke arah yang lebih positif.

"Bisa menciptakan lebih banyak perusahaan-perusahaan yang bisa tersambung dan mereka mendapat perlakuan pajak yang adil, kami akan mengatur bagaimana upaya pemungutan dilakukan secara efektif," jelas Ani.

 


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA