Apartemen Premium Rambah Depok

   •    Kamis, 13 Mar 2014 00:23 WIB
Apartemen Premium Rambah Depok
Penawaran Atalanta Residence saat pameran di Depok.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengembang properti Tanah Air mulai membidik pasar apartemen premium di Depok, Jawa Barat, karena trennya di kawasan ini lebih baik dibanding kota penyangga Jakarta lainnya seperti Bekasi dan Tangerang.

"Konsumen properti di selatan Jakarta punya karakter dan kelas tersendiri, sehingga tren ke depan, Depok bakal jadi sasaran apartemen premium," kata praktisi properti yang juga Direktur Utama PT Agung Multi Berjaya (PT AMB), Joeneza Bachtiar, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (12/3).

Ia mengatakan, pembangunan hunian vertikal di Jakarta saat ini sudah makin ramai sehingga memaksa para pengembang melirik kawasan penyangga lainnya sebagai target pengembangan baru.

Menurut dia, selama produk properti yang ditawarkan sesuai selera si konsumen, maka meski ada kemudahan pola pembayaran uang muka mereka malah memilih skim transaksi tunai keras atau bertahap.

Oleh karena itu, tegasnya, dirinya juga berencana membangun dan mengembangkan proyek perdana hunian vertikal atau apartemen premium di Margonda, Depok yakni Atlanta Residence.

Dia mengatakan, proyek satu menara apartemen premium yang akan dibangun di areal seluas 1 hektare ini diperkirakan menelan investasi senilai Rp350 miliar.

"Dari total kebutuhan investasi itu, sebesar 60 persen bersumber dari internal perusahaan. Sedangkan 40 persen sisanya berasal dari pinjaman perbankan," kata Joeneza.

Ia menyebut, koridor Margonda Raya dipilih sebagai lokasi karena kawasan itu merupakan pusat bisnis termahal di Kota Depok. "Saat ini Kota Depok sudah lebih tertata rapi sehingga memperlihatkan strata masyarakatnya yang bukan lagi warga kelas pinggiran Jakarta. Contohnya, di sepanjang ruas Jl Margonda Raya yang sudah disulap menjadi area wisata kuliner yang lengkap," katanya.

Hasil riset terkini Jones Lang LaSalle sebelumnya menyebutkan dan mengakui keunggulan bisnis properti di Kota Depok. Tren perkembangan industri properti di Depok dinilai lebih baik ketimbang kawasan lainnya yang juga mengepung Jakarta.

Apalagi, pertumbuhan harga tanah di kedua wilayah ini dianggap masih sangat rasional, yakni di kisaran 20-30 persen per tahun.

"Karena itu kami optimistis bahwa proyek Atlanta Residence ini bisa cepat diserap pasar. Adapun target konsumen apartemen ini adalah level `middle-up`, terutama kalangan eksekutif muda dinamis," kata Manager PT AMB, Dany Durani.

Ia memberikan contoh saat pra-penjualan (pre-sales) apartemen itu, dalam tempo kurang dari satu bulan saja sudah terjual sekitar 10 persen dari total unit yang akan dibangun.

Apartemen yang beralamat di Jl Margonda Raya No. 28 atau bersebelahan dengan RS Bunda-Depok, ini dipasarkan mulai dari harga Rp495,5 juta untuk tipe Suite (satu kamar tidur) hingga tipe Mansion (dua kamar tidur) seharga Rp800 juta-an.

Apartemen ini mengusung konsep ramah lingkungan hijau (eco-green) dan menggabungkan unit hunian berkelas dengan area perkantoran. Menara apartemen yang dibangun setinggi 28 lantai ini berisi 448 unit apartemen, 112 unit kondotel, serta 48 lot untuk perkantoran sewa. (Antara)
(AGT)