Cardigair Koalisi dengan Qatar Airways

Rizky Noor Alam    •    Selasa, 29 Apr 2014 16:39 WIB
Cardigair Koalisi dengan Qatar Airways

Metrotvnews.com, Jakarta: Perusahaan penerbangan kargo berjadwal nasional, Cardigair, menandatangani kerja sama dengan Qatar Airways untuk menggarap bisnis kargo melalui program layanan QampoengQoe. Ini untuk mengakomodasi pengiriman kargo milik warga negara Indonesia yang bekerja di kawasan negara-negara GCC (Gulf Cooperation Council) seperti Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Oman.

President and CEO PT Cardigair Boyke P Soebroto dalam acara penandatangan kerja sama tersebut di Jakarta, Selasa (29/4/2014), menjelaskan bahwa saat ini ada 1,7 juta warga Indonesia yang bekerja di kawasan GCC dan memiliki potensi pengiriman barang dan kargo yang tinggi. Dari data yang dimiliki Cardigair, pengiriman barang dari Qatar saja mencapai 1, 5 ton per hari atau membukukan revenue US$25 ribu per hari.

"Layanan QampoengQoe akan memudahkan pengiriman kargo dari negara-negara GCC ke seluruh daerah di Indonesia. Kami memilih Qatar Airways sebagai partner karena Qatar Airways memiliki reputasi global dan profesionalisme kerja yang terbukti memuaskan," lanjut Boyke.

Pada 2014, peluang bisnis dari pengiriman paket kargo diperkirakan mencapai 60 ton-120 ton per hari. Pengiriman paket kargo dari negara-negara GCC ke Indonesia masuk melalui dua pintu penerbangan yaitu Bandara Soekarno-Hatta untuk wilayah barat dan Bandara Ngurah Rai untuk wilayah timur. Untuk wilayah barat akan ada 2 sampai 3 kali penerbangan dann wilayah timur hanya ada 1 penerbangan.

Layanan QampoengQoe dalam tahap awal akan membuka kantor di Doha, ibu kota Qatar. Dalam operasinya, Cardigair menggunakan pesawat jet narrow body Boeing 737-300 full freighter. Cardigair juga sudah menggandeng kerja sama dengan PT Pos Indonesia dan Perum Bulog untuk mendukung pengiriman barang-barang milik kedua perusahaan pemerintah tersebut melalui udara.
(WAS)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

1 day Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA