BI Bali Tanam Padi Terapkan Teknologi SRI

Antara    •    Selasa, 21 Apr 2015 12:18 WIB
bank indonesia
BI Bali Tanam Padi Terapkan Teknologi SRI
Tanam Padi. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Metrotvnews.com, Bali: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menanam perdana padi dengan menerapkan teknologi budidaya "system of rice intensification" (SRI) dan dikombinasikan dengan pupuk organik di lahan percontohan di Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar.
 
"Lahan pertanian banyak yang terkena hama karena kita tidak mengontrol penggunaan pupuk kimia padahal bahan baku pupuk organik ada di sekeliling kita," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Dewi Setyowati, di Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (21/4/2015).
 
Teknologi SRI menerapkan budidaya padi yang menitikberatkan penghematan sumber daya terutama air yang sangat cocok dikombinasikan dengan penggunaan pupuk organik.
 
Teknik ini, imbuh Dewi, menghemat penggunaan air hingga 30 persen dibandingkan menggunakan cara yang konvensional, benih hingga tujuh kilogram per hektare dan waktu tanam atau bibit muda yang ditanam berusia tujuh hingga 10 hari setelah penyemaian.
 
Bank sentral tersebut, kata dia, saat ini mengembangkan satu hektare lahan pertanian percontohan dengan menggunakan teknologi tersebut di Desa Pejeng dan 10 hektare (ha) lahan persawahan di Tampaksiring, keduanya berlokasi di Kabupaten Gianyar.
 
"Kami berharap selain terjadi peningkatan kualitas, biaya produksi petani juga bisa ditekan sehingga kesejahteraan petani meningkat," katanya.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Gaga Adi Saputra memberikan apresiasi atas gagasan bank sentral yang dalam waktu dekat akan disebarluaskan kepada para petani sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
 
"Ke depan masyarakat petani bisa menerapkan karena memang efektif untuk menambah produksi tanpa merusak lingkungan," ucapnya.



(ABD)