Program Upsus Sokong Produksi Padi Meningkat 6,64% di 2015

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 20 Oct 2015 17:45 WIB
kementan ads
Program Upsus Sokong Produksi Padi Meningkat 6,64% di 2015
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kedua kanan) ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Subang: Upaya peningkatan produksi padi dihadapkan pada berbagai kendala seperti terjadinya konversi lahan pertanian yang terus berlangsung. Selain itu banyaknya jaringan irigasi yang rusak serta kurangnya minat generasi muda pada sektor pertanian dan adanya el nino.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menjelaskan, pemerintah telah melakukan berbagai strategi dengan progam Upsus (Upaya Khusus) untuk mengatasi ini. Dia mengatakan program yang meliputi rehabilitasi jaringan irigasi tersier, optimalisasi lahan, pemberian bantuan alsintan, gerakan penerapan pengelolaan tanaman terpadu, serta system of rice intensification dalam meningkatkan produksi padi dalam negeri menaikan produksi padi di Indonesia pada 2015 mengalami peningkatan sebesar 6,64 persen berdasarkan data Aram I BPS (Angka Ramalan I Badan Pusat Statistik).

"Produksi padi meningkat 6,64 persen dari 70,84 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) pada 2014, menjadi 75,6 juta ton GKG pada 2015," ujar Amran Sulaiman saat ditemui di Desa Gardu Mukti Kecamatan Tampak Dahan Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/10/2015).

Menurutnya, peningkatan ini paling tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan peningkatan produksi ini hampir sama dengan peningkatan produksi padi yang pernah dicapai pada 2009.

Di sisi lain, masih lanjut Amran, pihaknya tengah berupaya menjaga standi crops yang ada. Hal ini dilakukan lantaran pemerintah bertekad untuk tidak melakukan impor beras konsumsi.

"Impor beras dari Vietnam yang diberitakan itu hanya untuk berjaga-jaga. Mengingat bahwa pasar beras di pasar internasional itu tipis, sehingga dengan rencana impor itu pemerintah mempunyai fleksibilitas untuk mendatangkan beras impor manakala benar-benar diperlukan," jelasnya.



(SAW)