NEWSTICKER

NEWS

 Pemkab Batu Bara Uji Coba Budidaya Rumput Laut

Pemkab Batu Bara Uji Coba Budidaya Rumput Laut

Bupati Zahir melihat langsung proses budidaya rumput laut seluas satu hektare dan berdialog dengan para pembudidaya rumput laut. Budidaya rumput laut di Batu Bara  merupakan hal yang baru dan masih dalam tahap uji coba. 

 Gubernur Sumsel dan Menparekraf Buka Festival Sriwijaya

Gubernur Sumsel dan Menparekraf Buka Festival Sriwijaya

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru membuka Festival Sriwijaya di Gedung Taman Budaya Sriwijaya. Pembukaan Festival Sriwijaya dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. 

 12 Klub Liga 1 Bersaing di Indonesia Football e-League 1 2021

12 Klub Liga 1 Bersaing di Indonesia Football e-League 1 2021

Liga sepak bola virtual yang bekerja sama dengan klub-klub peserta Liga 1 dan 2, Oxtrade Indonesia Football e-League (IFeLeague 1) akan bergulir mulai 31 Oktober 2021. 

 Polda Kalsel Tetapkan 3 Tersangka Pinjol Ilegal, Salah Satunya WN Tiongkok

Polda Kalsel Tetapkan 3 Tersangka Pinjol Ilegal, Salah Satunya WN Tiongkok

Polda Kalimantan Selatan menetapkan tiga orang tersangka jasa pinjaman online. Salah seorang tersangka adalah warga negara asing. 

 Ratusan Rumah di Kabupaten Sanggau Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Sanggau Terendam Banjir

Banjir setinggi tiga meter merendam lima kecamatan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Sejumlah warga tetap memilih bertahan di rumah. 

 Deklarasi Terlalu Dini? (6)

Deklarasi Terlalu Dini? (6)

Pilpres 2024 masih hampir tiga tahun lagi. Namun kini di tengah situasi pandemi yang masih terjadi dan juga beberapa persoalan negara lainnya, sudah ramai pendeklarasi capres 2024 yang dilakukan oleh sekelompok relawan, partai, maupun individu. Apa motif dari deklarasi ini? Untuk cek sekadar ombak? mendongkrak elektabilitas? atau strategi parpol untuk membranding kandidat tokoh yang diusungnya? Tak ada yang salah dari deklarasi, tapi haruskah dilakukan terburu-buru?

 Deklarasi Terlalu Dini? (5)

Deklarasi Terlalu Dini? (5)

Pilpres 2024 masih hampir tiga tahun lagi. Namun kini di tengah situasi pandemi yang masih terjadi dan juga beberapa persoalan negara lainnya, sudah ramai pendeklarasi capres 2024 yang dilakukan oleh sekelompok relawan, partai, maupun individu. Apa motif dari deklarasi ini? Untuk cek sekadar ombak? mendongkrak elektabilitas? atau strategi parpol untuk membranding kandidat tokoh yang diusungnya? Tak ada yang salah dari deklarasi, tapi haruskah dilakukan terburu-buru?

 Deklarasi Terlalu Dini? (4)

Deklarasi Terlalu Dini? (4)

Pilpres 2024 masih hampir tiga tahun lagi. Namun kini di tengah situasi pandemi yang masih terjadi dan juga beberapa persoalan negara lainnya, sudah ramai pendeklarasi capres 2024 yang dilakukan oleh sekelompok relawan, partai, maupun individu. Apa motif dari deklarasi ini? Untuk cek sekadar ombak? mendongkrak elektabilitas? atau strategi parpol untuk membranding kandidat tokoh yang diusungnya? Tak ada yang salah dari deklarasi, tapi haruskah dilakukan terburu-buru?

 Deklarasi Terlalu Dini? (3)

Deklarasi Terlalu Dini? (3)

Pilpres 2024 masih hampir tiga tahun lagi. Namun kini di tengah situasi pandemi yang masih terjadi dan juga beberapa persoalan negara lainnya, sudah ramai pendeklarasi capres 2024 yang dilakukan oleh sekelompok relawan, partai, maupun individu. Apa motif dari deklarasi ini? Untuk cek sekadar ombak? mendongkrak elektabilitas? atau strategi parpol untuk membranding kandidat tokoh yang diusungnya? Tak ada yang salah dari deklarasi, tapi haruskah dilakukan terburu-buru?

 Deklarasi Terlalu Dini? (2)

Deklarasi Terlalu Dini? (2)

Pilpres 2024 masih hampir tiga tahun lagi. Namun kini di tengah situasi pandemi yang masih terjadi dan juga beberapa persoalan negara lainnya, sudah ramai pendeklarasi capres 2024 yang dilakukan oleh sekelompok relawan, partai, maupun individu. Apa motif dari deklarasi ini? Untuk cek sekadar ombak? mendongkrak elektabilitas? atau strategi parpol untuk membranding kandidat tokoh yang diusungnya? Tak ada yang salah dari deklarasi, tapi haruskah dilakukan terburu-buru?

 Deklarasi Terlalu Dini? (1)

Deklarasi Terlalu Dini? (1)

Pilpres 2024 masih hampir tiga tahun lagi. Namun kini di tengah situasi pandemi yang masih terjadi dan juga beberapa persoalan negara lainnya, sudah ramai pendeklarasi capres 2024 yang dilakukan oleh sekelompok relawan, partai, maupun individu. Apa motif dari deklarasi ini? Untuk cek sekadar ombak? mendongkrak elektabilitas? atau strategi parpol untuk membranding kandidat tokoh yang diusungnya? Tak ada yang salah dari deklarasi, tapi haruskah dilakukan terburu-buru?

 Misteri Kematian Mahasiswa UNS saat Latihan Menwa

Misteri Kematian Mahasiswa UNS saat Latihan Menwa

Lagi-lagi jatuh korban jiwa di lingkungan kampus akibat pendidikan yang menekankan aspek fisik. Kali ini terjadi pada salah satu mahasiwa Universitas Sebelas Maret. Selain proses hukum terhadap terduga pelaku, dapatkah pihak kampus lepas tangan begitu saja?

 DKI Bantah Ada Lonjakan Jumlah Pasien Anak dengan Pneumonia

DKI Bantah Ada Lonjakan Jumlah Pasien Anak dengan Pneumonia

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah adanya lonjakan jumlah pasien anak pengidap pneumonia yang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta. 

 Terduga Pencuri di Garut Dihakimi Massa hingga Dikubur Hidup-hidup

Terduga Pencuri di Garut Dihakimi Massa hingga Dikubur Hidup-hidup

Terduga pencuri berinisial M berusia 40 tahun dianiaya warga dan dikubur hidup-hidup hingga tewas. Polisi menetapkan 14 orang tersangka dalam kasus ini. 

 Guru Aniaya Murid hingga Tewas, Polisi: Pelaku Kesal Korban Tak Mengerjakan Tugas

Guru Aniaya Murid hingga Tewas, Polisi: Pelaku Kesal Korban Tak Mengerjakan Tugas

Seorang guru di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur ditangkap polisi karena telah menganiaya seorang muridnya hingga meninggal. Polisi terus melakukan penyelidikan termasuk mengautopsi jenazah korban. 

 Hujan Deras, Dua RW di Tegal Parang Sempat Tergenang Banjir

Hujan Deras, Dua RW di Tegal Parang Sempat Tergenang Banjir

Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah DKI Jakarta membuat beberapa titik mengalami kebanjiran. Di kawasan Tegal Parang, Jakarta Selatan, banjir sempat merendam permukiman warga setinggi 60 cm.