NEWSTICKER

Tag Result: ferdy sambo tersangka

Kuasa Hukum: Bharada E Tak Pernah Menyebut Brigadir J Memiliki Kepribadian Ganda

Kuasa Hukum: Bharada E Tak Pernah Menyebut Brigadir J Memiliki Kepribadian Ganda

Kontroversi • 6 days ago Ferdy Sambo

Pengacara Bharada E Ronny Talapessy mengatakan, kliennya tidak pernah bercerita bahwa Brigadir J memiliki kepribadian ganda. Dalam berita acara pemeriksaan, Bharada E tidak menyebutkan Brigadir J memiliki kepribadian ganda.

"Di berita acara pemeriksaan, saya tidak melihat keterangan bahwa Brigadir J memiliki kepribadian ganda.

Bharada E menyampaikan bahwa Brigadir J ini memiliki sikap tertutup. Ronny menjelaskan bahwa Bharada E yang mempunyai pangkat paling rendah enggan untuk menanyakan sesuatu yang bukan tugasnya. 
 

Ronny Talapessy: Bharada E Tak Yakin Brigadir J Lakukan Pelecehan Seksual

Ronny Talapessy: Bharada E Tak Yakin Brigadir J Lakukan Pelecehan Seksual

Kontroversi • 6 days ago Ferdy Sambo

Pengacara Richard Eliezer Ronny Talapessy menjelaskan perkataan kliennya yang tidak percaya jika Brigadir J melakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi. Hal itu bisa dilihat faktanya dalam persidangan. 

"Kalau kita lihat dalam fakta persidangan terungkap tanggal 4 ada bopong-bopongan yang tidak terjadi, tanggal 5 mereka pergi ke sekolah TN kemudian pergi ke mall, tanggal 6 persiapan ulang tahun. Almarhum membeli kue dan Richard melihat tidak ada sesuatu yang terjadi di Magelang," ujar Pengacara Bharada E Ronny Talapessy dalam program Kontroversi.

Pakar Hukum: Permintaan Maaf Ferdy Sambo Membuktikan Adanya Perencanaan Pembunuhan

Pakar Hukum: Permintaan Maaf Ferdy Sambo Membuktikan Adanya Perencanaan Pembunuhan

Breaking News • 19 days ago ferdy sambo tersangka

Pakar Hukum Pidana Abdul Hadjar Fickar mengatakan permintaan maaf Ferdy Sambo pada sidang sebelumnya sudah mengarah dalam perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Fickar menjelaskan rangkaian peristiwa mulai dari pelaporan Putri Candrawathi soal pelecehan seksual hingga Ferdy Sambo yang menawarkan kepada ajudannya untuk menembak Brigadir J, itu bisa menjadi bukti penguat di pengadilan. 

"Sejak laporan yang dibuat Putri Candrawathi soal pelecehan seksual itu, sudah terjadi perencanaan. Selanjutnya, di Jakarta saat Ferdy Sambo menawarkan kepada ajudannya untuk menembak Brigadir J. Rangkaian peristiwa tersebut yang membuktikan adanya perencanaan pembunuhan," jelas Abdul. 

Ferdy Sambo & Putri Candrawathi Jalani Sidang Lanjutan Pemeriksaan Saksi

Ferdy Sambo & Putri Candrawathi Jalani Sidang Lanjutan Pemeriksaan Saksi

Selamat Pagi Indonesia • 19 days ago ferdy sambo tersangka

Terdakwa Ferdy sambi tiba di PN Jakarta Selatan untuk mengikuti sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Nofriyansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Agenda sidang lanjutan hari ini masih soal pemeriksaan saksi, Selasa (8/11/2022).

Selain itu, Terdakwa Putri Candrawathi turut hadir dalam sidang ini. Ke-13 saksi yang direncanakan hadir pada hari ini adalah Damson (Security), Somad (ART), Rojiah (ART), Kodir (ART), Susi (ART), Alfons (Security) dan Leonardo Sambo (Kakak Sambo).

Mengaku Menyesal, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Orang Tua Brigadir J

Mengaku Menyesal, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Orang Tua Brigadir J

Breaking News • 26 days ago ferdy sambo

Ferdy Sambo menyampaikan penyesalan dan meminta maaf kepada dua orang tua Brigadir J. Terdakwa kasus pembunuhan berencana tersebut mengaku perbuatan kejinya akibat tidak berfikir jernih dan tak mampu mengontrol emosi. 

Permintaan maaf disampaikan mantan Kadiv Propam Mabes Polri tersebut dalam ruang sidang PN Jaksel, Selasa (1/11/2022). Agenda sidang lanjutan adalah mendengar kesaksian dari ayah dan ibunda Brigadir J. 

6 Terdakwa Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J Terancam Pasal UU ITE

6 Terdakwa Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J Terancam Pasal UU ITE

Breaking News • 1 month ago ferdy sambo

Enam terdakwa kasus obstruction of justice yang membantu Ferdy Sambo dalam upaya menghilangkan barang bukti kasus pembunuhan Brigadir J terancam Pasal 40 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara.

"Memang terkait di Duren 3, itu adalah penghilangan dan merusak barang bukti terkait IT, CCTV, sehingga sampai membuat suatu kesulitan bagi penyidik untuk merekontruksi perbuatan tersangka," ujar Pakar Hukum Pidana Hibnu Nugroho, Rabu (19/10/2022).

Jaksa akan menjerat enam terdakwa kasus obstruction of justice menggunakan Undang-Undang ITE dibanding KUHP. Pakar hukum pidana Hibnu Nugroho menjelaskan, surat dakwaan yang dibuat oleh JPU dinilai berlapis. Sehingga diduga JPU melihat melalui pengerusakan barang bukti yang terkait teknologi (IT). Oleh sebab itu JPU akan menggunakan Undang-Undang ITE.

Selain itu, barang bukti dan fakta yang ada di TKP bisa membuktikan tersangka melakukan pelanggaran UU ITE maka Hendra Cs bisa terjerat undang-undang tersebut. Sementara itu, pihak kuasa hukum terdakwa memiliki kesempatan untuk meringankan tuntutan jaksa apabila tidak terbukti melanggar UU ITE dan dialihkan ke KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

"Kita lihat, ada 6 tersangka kan, saya kira ada yang optimal UU ITE ada yang tidak mungkin, karena tidak semua merusak barang bukti, ada juga yang sekedar memindahkan," lanjut Hibnu Nugroho. 

170 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan Sidang Ferdy Sambo

170 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan Sidang Ferdy Sambo

Headline News • 1 month ago Ferdy Sambo

Sidang perdana kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo dilaksanakan, Senin (17/10/2022) pagi. Dalam sidang perdana ini, pihak keamanan akan mengerahkan 170 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya untuk menjaga jalannya sidang.

Sidang atas kasus pembunuhan berencana dan obstraction of justice akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB dan dilaksanakan secara terbuka. 

Namun, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Ketut Sumadana mengatakan, akan ada sebagian sidang yang nantinya akan dilaksanakan secara tertutup, yakni pada saat pemeriksaan saksi karena akan menayangkan barang bukti yang mengandung unsur asusila.

Mengigat terbatasnya kapasitas ruang sidang yang hanya dapat memuat 40-50 orang, pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga mengimbau masyarakat untuk tidak datang. Masyarakat bisa menyaksikan tayangan secara langsung melalui televisi maupun kanal Youtube.

Skenario Baru Sambo Jelang Persidangan

Skenario Baru Sambo Jelang Persidangan

Metro This Week • 1 month ago ferdy sambo

Kasus pembunuhan Brigadir Yosua, kembali disuguhi drama. Menjelang digelarnya persidangan, Ferdy Sambo justru membuat kejutan dengan mengubah pengakuan. Sambo mengatakan tidak memerintahkan Bharada Ricard Eliezer untuk membunuh Brigadir Yosua. Tentu saja klarifikasi Ferdy Sambo tersebut dibantah keras oleh pengacara Bharada Ricard Eliezer.

Brigjen Hendra Diperiksa Propam Gara-Gara Jet Pribadi

Brigjen Hendra Diperiksa Propam Gara-Gara Jet Pribadi

Breaking News • 2 months ago Ferdy Sambo

Saat ini tim Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) sedang melakukan pemeriksaan bersama Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk menelusuri asal-usul uang yang digunakan Brigjen Hendra untuk membayar jet pribadi.

"Pemeriksaan saat ini sedang kami lakukan terhadap PT penyelenggara dan PT yang melakukan penyewaan," ujar Kapolri Jenderal Listyo dalam konferensi pers, Jumat (30/9/2022).

Kapolri menyatakan pihaknya akan melakukan transformasi kebudayaan untuk menuju Polri presisi yang didalamnya telah mengatur tentang reformasi kultural. Kapolri akan memberikan hukuman bagi siapapun yang melanggar Tri Brata dan Catur Prasetya.

"Progam transformasi menuju Polri yang presisi didalamnya sebenarnya sudah mengatur tentang reformasi kultural, bagaimana menanamkan nilai-nilai yang ada di Tri Brata dan Catur Prasetya dan juga tentunya pendekatan realigi yang saat ini kita tingkatkan," sambung Jenderal Listyo.

Berkas P21, Kejagung Limpahkan Ferdy Sambo cs ke Pengadilan

Berkas P21, Kejagung Limpahkan Ferdy Sambo cs ke Pengadilan

Primetime News • 2 months ago ferdy sambo

Berkas kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo, Putri Chandrawati dan tiga lainnya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Agung. Tahap selanjutnya adalah pelimpahan ke pengadilan untuk kemudian ditetapkan jadwal sidangnya. 

"Penyidik menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti kepada jaksa untuk segera disidangkan," ujar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Fadil Zumhana.

Polri: Berkas P21, Ferdy Sambo Segera Disidangkan

Polri: Berkas P21, Ferdy Sambo Segera Disidangkan

Primetime News • 2 months ago ferdy sambo

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebut penyidik Bareskrim mengambil surat pemberitahuan berkas perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan telah lengkap atau P-21 di Kejagung. 

Kejagung menyatakan berkas lima tersangka pembunuhan berencana Brigadir J dan tujuh tersangka obstruction of justice sudah lengkap. Selanjutnya penyidik diwajibkan menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti kepada jaksa untuk segera disidangkan. 

Untuk jadwal pelimpahan tahap II (tersangka dan barang bukti), Dedi mengatakan penyidik akan menindaklanjutinya setelah surat P-21 diterima dari Kejaksaan Agung.

Penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejagung akan dilakukan secepatnya, yaitu pada 3 Oktober 2022. Total sudah 12 perkara yang dinyatakan P-21 kepada pihak JPU. 

Dipecat dari Polri, Ferdy Sambo Diberi Waktu 3 Hari untuk Ajukan Banding

Dipecat dari Polri, Ferdy Sambo Diberi Waktu 3 Hari untuk Ajukan Banding

Breaking News • 3 months ago ferdy sambo

Ferdy Sambo diberikan waktu tiga hari untuk mengajukan banding secara tertulis. Keputusan ini diberikan kepada Ferdy Sambo setelah dirinya diberhentikan dengan tidak terhormat (PTDH) dari institusi Polri pada Jumat (26/8/2022) dini hari.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Komisi Kode Etik Polri (KKEP) akan membutuhkan waktu selama 21 hari untuk menentukan hasil banding yang diajukan Ferdy Sambo. 

"Nanti setelah KKEP membacakan hasil dari banding yang diajukan FS, hasilnya akan bersifat mengikat yang artinya tidak ada upaya-upaya hukum, termasuk peninjauan kembali yang bisa dilakukan tersangka," ungkap Dedi Prasetyo. 

Rapat dengan Kapolri, Johan Budi Beberkan Gaya Hidup Hedon Kapolres-Kapolsek

Rapat dengan Kapolri, Johan Budi Beberkan Gaya Hidup Hedon Kapolres-Kapolsek

Breaking News • 3 months ago brigadir jferdy sambo tersangka

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat kasus kematian Brigadir J bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (24/8/2022). Diketahui sebelumnya Ferdy Sambo telah menjadi tersangka pembunhan berencana pada Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu di rumah dinasnya. 

Pada kesempatan tersebut Anggota Komisi III DPR RI F-PDIP, Johan Budi meminta kepada Kapolri agar tegas kepada anggota polisi apalagi Kapolda atau Kapolres. Eks juru bicara KPK itu menyoroti soal gaya hidup hedonisme Kapolres maupun Kapolsek di daerah pemilihannya. Bahkan Johan menyebut ada keluarga polisi yang pamer sepeda seharga ratusan juta.

"Sekarang saya lihat polisi-polisi yang di bawah ini Pak (Kapolri), seperti Kapolres, Kapolsek mulai menikmati hidup hedon (hedonisme). Kalau bukan kapolresnya atau kapolseknya, istrinya di medsos pamer sepeda harga Rp300 juga dan lain sebagainya. Ini menyakitkan Pak," jelas Johan kepada Kapolri. 

Johan Budi ke Kapolri: Polisi Nakal Jangan Dimutasi, Pidanakan!

Johan Budi ke Kapolri: Polisi Nakal Jangan Dimutasi, Pidanakan!

Breaking News • 3 months ago brigadir jferdy sambo tersangka

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat kasus kematian Brigadir J bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (24/8/2022). Diketahui sebelumnya Ferdy Sambo telah menjadi tersangka pembunhan berencana pada Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu di rumah dinasnya. 

Pada kesempatan tersebut Anggota Komisi III DPR RI F-PDIP, Johan Budi meminta kepada Kapolri agar tegas kepada anggota polisi apalagi Kapolda atau Kapolres. Jika ada yang kedapatan nakal, main proyek dan memeras, Johan minta jangan dimutasi tapi dipidana.

"Kalau ada Kapolda nakal, kalau ada Kapolres nakal, main proyek, meras, jangan dimutasi Pak (Kapolri), pidanakan," sebut Johan Budi.

Nasir Djamil Minta Kapolri Terang Benderang soal Kasus Ferdy Sambo

Nasir Djamil Minta Kapolri Terang Benderang soal Kasus Ferdy Sambo

Breaking News • 3 months ago brigadir jferdy sambo tersangka

Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat kasus kematian Brigadir J bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (24/8/2022). Diketahui sebelumnya Ferdy Sambo telah menjadi tersangka pembunhan berencana pada Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu di rumah dinasnya. 

Pada kesempatan tersebut Anggota Komisi III DPR RI F-PKS, Muhammad Nasir Djamil meminta Kapolri agar membuka secara terang benderang kasus yang menggemparkan ini. Nasir Djamil juga mempertanyakan masalah ini terjadi karena masalah anggota polisi (human error) atau memang sistemnya yang bermasalah (by sistem), mengingat adanya hambatan penyidikan, tekanan, intimidasi hingga intervensi. 

"Langkah-langkah penegakan hukum dan penegakan kode etik sedang berlangsung. Tentu saja kita harus membantu institusi Kepolisian agar pengungkapan ini (kasus Brigadir J) dilakukan secara terang benderang sebagaimana amanat Presiden (Jokowi)," sebut Nasir Djamil di dalam rapat.

Komnas HAM: Jejak Grup WhatsApp Ajudan Ferdy Sambo Hilang

Komnas HAM: Jejak Grup WhatsApp Ajudan Ferdy Sambo Hilang

Primetime News • 3 months ago brigadir jferdy sambo tersangka

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan upaya penghilangan jejak komunikasi digital dugaan manipulasi kematian Brigadir J di tiga grup WhatsApp ajudan Ferdy Sambo. Selain itu Komnas HAM juga menyebut ponsel milik Brigadir J belum diketemukan. 

"Dalam catatan kami ada tiga grup WhatsApp yang dulunya pernah ada terus gak ada karena HP-nya ganti, terus ada tapi yang sepuluh ke bawah itu terus gak ada lagi komunikasi dan sebagainya. Itu menurut kami menjadi penting untuk dilacak grup WhatsApp itu," jelas Ketua Komnas HAM Chairul Anam. 

Selain itu Chairul Anam juga menjelaskan di hadapan Komisi III DPR bahwa fisik HP milik Brigadir J dan para ajudan Ferdy Sambo juga menghilang. 

"Fisik HP-nya juga hilang. Jadi fisik HP ini tiba-tiba gak ada, gak hanya HP Yosua (Brigadir J) yang sampai sekarang juga belum ketemu. HP-nya Yosua ke mana, terutama yang Samsung itu sampai detik ini kami juga gak tahu," lanjut Anam.

Kak Seto Temui Ferdy Sambo di Rutan Mako Brimob

Kak Seto Temui Ferdy Sambo di Rutan Mako Brimob

Top News • 3 months ago Ferdy Sambo

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau biasa disapa Kak Seto menemui Ferdy Sambo di rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (23/8/2022). Kedatangan Kak Seto bermaksud meminta izin kepada Ferdy Sambo agar bisa menemui anak-anaknya.

Kak Seto mengatakan, sudah mendapat izin dari Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian untuk menemui Ferdy Sambo di rutan Mako Brimob Kelapa Dua. Menurut kak Seto, ke empat anak Sambo perlu dilakukan pendampingan mental dan psikis atas kasus hukum yang menjerat kedua orang tuanya.

Menurut Kak Seto, kedatangannya ke rutan Mako Brimob sempat disambut tangis sang mantan jenderal. Dalam pertemuan itu, Ferdy Sambo memberikan izin Kak Seto untuk bertemu anak-anaknya. Namun, sebelum menemui ke empat anak Ferdy Sambo, Seto Mulyadi juga berencana bertemu dengan Putri Chandrawati.

Laporkan Ferdy Sambo ke KPK, Saor Siagian: Jangan Ada yang Menari di Atas Kematian Brigadir J

Laporkan Ferdy Sambo ke KPK, Saor Siagian: Jangan Ada yang Menari di Atas Kematian Brigadir J

Primetime News • 3 months ago ferdy sambo

Tim Advokat Penegak Hukum dan Keadilan (Tampak) melaporkan Ferdy Sambo ke KPK atas dugaan upaya pemberian suap yang berkaitan dengan penanganan perkara kematian Brigadir J. Menurut salah satu anggota Tampak, Saor Siagian menegaskan bahwa kasus ini perlu diselidiki agar tidak hanya sekedar rumor atau menimbulkan fitnah. Jangan sampai ada yang mengambil keuntungan dari kematian Brigadir J.

"Visi dari pada Tampak supsys peradilan (kasus Brigadir J) nanti dijaga. Jangan sampai kemudian ada yang mengambil keuntungan menari di atas mayat Yosua", jelas Saor Siagian kepada Metro TV.

Laporan Tim Tampak ke KPK didasari pada keterangan-keterangan yang diterima dari para pengacara dalam kasus kematian Brigadir J, yang menyebut bahwa Ferdy Sambo telah melakukan suap kepada ketiga tersangka lainnya hingga sebesar Rp2 Miliar. Ia juga meyakini bahwa TKP terhambat oleh para security yang telah diberi uang tutup mulut.

Ferdy Sambo Dilaporkan ke KPK atas Tiga Dugaan Suap

Ferdy Sambo Dilaporkan ke KPK atas Tiga Dugaan Suap

Primetime News • 3 months ago ferdy sambo

Tim Advokat Penegak Hukum dan Keadilan (Tampak) melaporkan Ferdy Sambo ke KPK atas dugaan upaya pemberian tiga suap yang berkaitan dengan penanganan perkara kematian Brigadir J. 

Sejumlah Advokat  yang tergabung dalam Tampak mendatangi gedung KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan untuk melaporkan Ferdy Sambo yang didasarkan oleh pengakuan Bharada E ditawari uang dalam jumlah yang besar senilai Rp1 Miliar oleh Ferdy Sambo.

Selain itu, dua tersangka lainnya yakni, RR dan KM sempat dijanjikan uang masing-masing senilai Rp500 juta. Tidak hanya itu, dua staf LPSK juga mengaku disodori dua amplop yang diduga berisi uang, namun langsung mereka tolak. 

"Sebenarnya entry point ya, soal LPSK. Tapi kawan-kawan ingat, ada janji Rp2 M yang dijanjikan Ferdy Sambo, kepada Bharada E Rp1 M, RR dan Kuwad Ma'ruf itu Rp500 juta," jelas salah satu pelapor, Saor Siagian.

Ia melanjutkan, upaya penyuapan tak terhenti sampai di situ. Ferdy Sambo juga diduga kuat ikut memberi uang 'tutup mulut' kepada para security di kompleks rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga. 

"Berikutnya kawan-kawan ingat, bahwa ketika kejadian di TKP bahwa wartawan tidak bisa mengakses, ternyata mereka (Ferdy Sambo) bayar juga security disana," tegas Saor. 

Hingga kini, pihak KPK menyebut akan menindaklanjuti laporan, dan akan lakukan analisis hingga verifikasi terkait laporan tersebut. 

Timsus Sita Sejumlah Dokumen dari Rumah Singgah Ferdy Sambo di Magelang

Timsus Sita Sejumlah Dokumen dari Rumah Singgah Ferdy Sambo di Magelang

Metro Hari Ini • 3 months ago ferdy sambo

Rumah singgah Ferdy Sambo di Perumahan Cempaka Residence digeledah oleh Timsus Polri, pada Senin (15/8/2022). Dari kesaksian warga setempat, sejumlah dokumen telah disita dan dibawa ke Jakarta. Penggeledahan rumah ini diduga memiliki keterkaitan dengan penyebab Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J. 

Kedatangan Timsus di kediaman rumah singgah Ferdy Sambo Blok C Nomor 3 di Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini berlangsung dari sore hingga malam hari. 

Menurut pengakuan Rukun Tetangga (RT) Joko Sutarman, ia diminta melihat proses penggeledehan dari luar rumah. Pihak RT tidak mengetahui apa saja yang diambil, tapi penyidik terlihat mondar-mandir dari lantai 1 dan 2. 

"Mereka mencari data apa yang dibutuhkan untuk penambahan data-data kelengkapan (kasus kematian Brigadir J)," jelas Joko. 

Joko mengaku, pihak penyidik telah menyita sejumlah dokumen dan dimasukkan ke dalam koper. 

Timsus Periksa Rumah Singgah Ferdy Sambo di Magelang Selama 3,5 Jam

Timsus Periksa Rumah Singgah Ferdy Sambo di Magelang Selama 3,5 Jam

Metro Malam • 3 months ago ferdy sambo

Timsus Mabes Polri selesai melakukan pemeriksaan di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo di komplek perumahan Cempaka Regency pada pukul 19.10 WIB, Senin (15/8/2022). Pemeriksaan tersebut memakan waktu selama kurang lebih dari tiga setengah jam.

Rumah singgah ini diduga menjadi awal mula Ferdy Sambo marah besar, setelah menerima telepon dari istrinya, Putri Candrawati sehingga membunuh Brigadir J.

Sementara itu, selama proses pemeriksaan berlangsung, petugas keamanan perumahan melakukan penjagaan di pintu gerbang dan lingkungan sekitar perumahan. 

Ferdy Sambo Diduga Punya Rumah Singgah di Kawasan Elit Magelang

Ferdy Sambo Diduga Punya Rumah Singgah di Kawasan Elit Magelang

Metro Siang • 3 months ago ferdy sambo

Irjen Ferdy Sambo kabarnya memiliki rumah singgah di kawasan perumahan eksklusif di Magelang, Jawa Tengah. Kota Magelang sebelumnya disebut sebagai kota terakhir perjalanan luar Ferdy Sambo dan Putri Candrawati bersama Brigadir J. 

Rumah singgah yang berada di wilayah Desa Banyurojo, Mertoyudan, Magelang ini disebut sebagai tempat untuk mengunjungi putra Ferdy Sambo yang sedang menempuh pendidikan di sekolah menengah atas. Rumah yang terletak di sebuah permukiman mewah ini dijaga cukup ketat, tidak semua orang bisa masuk ke area perumahan tersebut. 

Terlihat dari papan reklame, rumah singgah Ferdy Sambo ini diperkirakan mencapai Rp1,3 miliar per unit. Namun, pihak RT belum dapat memastikan bahwa pemilik rumah tersebut adalah Ferdy Sambo. 

"Saya tidak tahu itu rumahnya Pak Sambo. Itu setahu saya rumahnya Pak Idham Aziz (mantan Kapolri)," ujar Ketua RT, Joko Sutarman.

'Amplop' dari Ferdy Sambo ke LPSK Buat Apa?

'Amplop' dari Ferdy Sambo ke LPSK Buat Apa?

Metro Malam • 4 months ago Ferdy Sambo

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)  mengungkap kisah tentang amplop tebal yang disodorkan staf Ferdy Sambo kepada petugas LPSK. Peristiwa amplop tersebut terjadi saat petugas LPSK mendatangi Sambo, di kantor divisi Propam Polri pada 13 Juli 2022. 

"Tim kami menemui Irjen Ferdy Sambo di kantornya untuk bahas permintaan perlindungan terhadap Ny. Putri Candrawathi Sambo," ungkap Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu.

Setelah pertemuan tersebut, satu dari dua petugas LPSK pamit ke Masjid Mabes Polri untuk menunaikan salat. Seorang lagi yang sedang menunggu di ruang tunggu, tiba-tiba oleh dihampiri staf Irjen Ferdy Sambo yang langsung menyerahkan dua amplop tebal.

"Dua amplop yang diduga berisi uang tunai tersebut, langsung ditolak," sambung Edwin.
 

Skenario Sambo Roboh

Skenario Sambo Roboh

Metro This Week • 4 months ago Ferdy Sambo

Tabir gelap tragedi bar-bar, yang semula sengaja dibuat samar, kini telah terkuak lebar. Skenario buruk yang dibangun Ferdy Sambo tak lagi kokoh bahkan sudah roboh. Tidak hanya perjalanan karir kini, hidup Ferdy Sambo pun terancam berakhir.

Secara tertulis Ferdy Sambo telah menyampaikan permintaan maaf lantaran merekayasa kematian ajudannya. Ferdy Sambo mengaku dikuasai amarah dan emosi. Buntutnya Brigadir J pun tega dihabisi. Rencana membunuh Brigadir J sudah dirancang sejak mereka masih berada di Magelang. 

Lima hari sebelum berstatus tersangka dan ditahan, dengan lantang Ferdy Sambo menyinggung perbuatan Brigadir J terhadap istrinya, saat menyampaikan duka kepada Brigadir J.  

Disebut-sebut menjadi aktor intelektual, kuasa hukum Ferdy Sambo justru menuding ada motif besar di balik kasus yang menjerat sang jenderal. 

Apapun motifnya, palu keadilan lah yang akan menjatuhkan sanksi bagi mereka yang bersalah. Termasuk yang terlibat merekayasa dan bersandiwara. 

Mahfud MD Bungkam Soal Dugaan Ferdy Sambo Suap LPSK

Mahfud MD Bungkam Soal Dugaan Ferdy Sambo Suap LPSK

Metro Hari Ini • 4 months ago ferdy sambo

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu, menjelaskan kejadian yang dialami oleh dua orang petugas LPSK saat mendatangi kantor Irjen Ferdy Sambo pada Rabu (13/7/2022). Ia menyebut saat itu usai kejadian penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, petugas LPSK mendatangi kantor mantan Kadiv Propam tersebut di Mabes Polri Jakarta. Kehadiran LPSK untuk berkoordinasi terkait tewasnya Brigadir J. 

Dalam kunjungan itu, dua petugas LPSK sempat disodorkan dua amplop berwarna cokelat dengan tebal sekitar satu sentimeter tersebut diduga berisi uang. LPSK tidak mengetahui apa maksud pemberian amplop tebal tersebut. Namun pria berseragam hitam yang menyodorkan amplop tersebut diduga merupakan orang suruhan Irjen Ferdy Sambo.
 
Pihak LPSK menegaskan kedua petugas LPSK tersebut tidak membuka dua amplop berwarna cokelat tersebut dan langsung mengembalikannya. 

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD tidak memberi komentar banyak saat ditanya awak media soal dugaan suap yang dilakukan Ferdy Sambo kepada LPSK.

Mahfud hanya menegaskan kasus yang pembunuhan yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo saat ini sedang berjalan.

Ferdy Sambo Jadi Otak Pembunuhan Brigadir J, Psikologi Forensik: Tindakan Seorang Pengecut

Ferdy Sambo Jadi Otak Pembunuhan Brigadir J, Psikologi Forensik: Tindakan Seorang Pengecut

Metro Pagi Prime Time • 4 months ago ferdy sambo

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo akhirnya mengaku kepada publik bahwa dia otak kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau ajudannya sendiri. 

Menurut Psikolog Forensik, Reza Indragiri, orang yang melakukan kejahatan atau pembunuhan untuk menjaga nama baik dan martabat keluarga menggunakan tangan bawahannya sendiri serta menyalahgunakan atau memanipulasi kelemahan psikis bawahannya adalah seorang pengecut. 

Berdasarkan riset alasan dengan adanya penegak hukum yang melanggar hukum disebabkan terlalu luasnya kemungkinan menggunakan diskresi dan terbiasa oleh situsi pelanggaran etik dan pidana tidak ditindak sebagaimana mestinya. Organisasi penegak hukum justru abai terhadap pelanggaran hukum dan menganggap pelanggaran etik sebagai hal biasa. Hal itu jika sering berlangsung akan membangun pemikiran kebal terhadap hukum. 

Reza Indragiri menambahkan seorang pimpinan, senior, atasan kepolisian mempunyai pengaruh yang sangat kuat. Baik itu pengaruh yang bersifat positif maupun pengaruh yang bersifat negatif. 

Bersih-Bersih Geng Ferdy Sambo di Tubuh Polri

Bersih-Bersih Geng Ferdy Sambo di Tubuh Polri

Primetime News • 4 months ago ferdy sambo

Penyebab kematian Brigadir J mulai menemui titik terang. Namun, pengusutan skandal yang penuh drama tersebut dinilai membuka bobrok di tubuh kepolisian. 

Guru Besar Keamanan Politik Universitas Padjajaran sekaligus Penasihat Ahli Kapolri Profesor Muradi, menuturkan praktik semacam ini sebenarnya sudah lama terjadi, meski saat ini sudah mulai mengecil. Jabatan yang tinggi dan daya tawar internal yang kuat menjadikan tersangka Ferdy Sambo bisa sedemikian rupa merancang pembunuhan terhadap Brigadir J. 

" Kasus pembunuhan berencana ini disinyalir menjadi momen yang tepat untuk melakukan bersih-bersih di tubuh Polri. Ditetapkannya Ferdy Sambo sebagai tersangka menjadi bukti belum matangnya eks Kadiv Propam Porli tersebut. Pengalaman yang minim karena belum pernah menjabat menjadi Kapolres, Kapolda, maupun Wakapolda, merupakan salah satu faktor peristiwa ini bisa terjadi", jelas Profesor Munardi.

Peraturan dari Kapolri yang tidak detil mengenai etik dan disiplin di kepolsian justru bisa menjadi alat bersembunyi dari pelanggaran-pelanggaran. Hal-hal ini yang harusnya bisa diubah oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo jika ingin menjadikan momen ini sebagai bersih-bersih di tubuh Polri.

Selain Ferdy Sambo dan Bharada E, 31 personel Polri juga masih dalam pemeriksaan. Menurut Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Yonathan Baskoro, 31 personel ini tetap harus menjalani proses hukum jika sudah memenuhi unsur pidana. 

Lewat Kuasa Hukum, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Seluruh Rekan Polri

Lewat Kuasa Hukum, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Seluruh Rekan Polri

Primetime News • 4 months ago ferdy sambo

Ferdy Sambo menyampaikan permintaan maaf karena telah merekayasa kematian Brigadir J. Permintaan maaf disampaikan melalui pesan, yang dibacakan oleh kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo, Arman Hanis.

Eks Kadiv Propam Polri tersebut sadar telah memberikan informasi tidak benar kepada masyarakat. Sambo menegaskan tindakannya terhadap Brigadir J murni untuk menjaga marwah dan kehormatan keluarga yang dicintai. Ferdy Sambo juga meminta maaf karena telah menimbulkan beragam penafsiran serta penyampaian yang tidak jujur yang berakibat mencederai kepercayaan publik kepada institusi Polri.  

Komnas HAM Periksa Ferdy Sambo dan Bharada E di Mako Brimob

Komnas HAM Periksa Ferdy Sambo dan Bharada E di Mako Brimob

Headline News • 4 months ago ferdy sambo

Komnas HAM melakukan pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo dan Bharada E di Mako Brimob, Depok. Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang setelah kemarin(11/8/2022) Ferdy Sambo belum bisa dimintai keterangan karena adanya pemeriksaan dari Timsus Polri. 

Selain memeriksa Bharada E dan Ferdy Sambo, Komnas HAM dan Komnas Perempuan juga berencana akan memeriksa Putri Chandrawati, namun hingga hari ini(12/8/2022) Komnas HAM belum menerima konfirmasi dari PC. 

Hari ini ada tiga petinggi Komnas HAM, yang akan melakukan pemeriksaan terhadap Bharada E dan Ferdy Sambo yakni Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, serta dua Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara. 

Karopemmas Divhumas Polri Ahmad Ramadhan akan mendampingi pemeriksaan yang dilakukan Komnas HAM kepada Ferdy Sambo dan Bharada E. Setelah diperiksa oleh Komnas HAM, Bharada E nantinya akan dikembalikan ke rumah tahanan Bareskrim. 




 

Ibunda Brigadir J Syok Dengar Kabar Ferdy Sambo Tersangka

Ibunda Brigadir J Syok Dengar Kabar Ferdy Sambo Tersangka

Breaking News • 4 months ago ferdy sambo tersangka

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang memerintahkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkap kasus kematian anaknya. Seperti diumumkan oleh Kapolri pada Selasa (9/8/2022) sore, Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J. 

Hal tersebut tidak disangka oleh pihak keluarga Brigadir J. "Kami tidak menyangka soalnya selama ini anak kita (Brigadir J) bertugas di sana tidak pernah menceritakan hal-hal yang negatif. Selalu dia menceritakan kepada orang tuanya, baik Bu Putri atau Pak Ferdy selalu baik", cerita Samuel.

Sementara itu Ibunda Brigadir J syok mendengar pengumuman Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyebut Irjen Ferdy Sambo yang memerintahkan Bharada E menembak anaknya. 

"Tadi sesudah dia mendengar kejadian itu (penembakan Brigadir J) diperintah oleh Pak Ferdy Sambo dia (Ibu Brigadir J) tambah lemas. Kami sangat terkejut bahwa kejadian itu benar-benar di rumah Ferdy Sambo", sebut Samuel kepada Metro TV.